Rabu 06 Juli 2022

Berita

Ustadz. Arief Ahmad Nst, S.Pd.I Mengisi Ceramah Halalbihalal Sekaligus Pembukaan Pengajian Majlis Taklim Surau Nurul Jami' Parit Muda Kel. Tanjung Batu Barat, Kundur

17-05-2022


* Ustadz. Arief Ahmad Nst, S.Pd.I Mengisi Ceramah Halalbihalal Sekaligus Pembukaan Pengajian Majlis Taklim Surau Nurul Jami' Parit Muda Kel. Tanjung Batu Barat, Kundur

Karimun - Penyuluh Agama Islam Kecamatan: Kundur Ustadz. Arief Ahmad Nst, S.Pd.I mengisi ceramah Halalbihalal sekaligus pembukaan Pengajian Majlis Taklim  Surau Nurul Jami' yang berlokasi di Jl. Parit Muda RT. 02 Parit Muda Kel. Tanjung Batu Barat, Kundur, Ahad 17 Mei 2022 bertepatan 16 Syawal 1443 H yang dihadiri sekitar 30 jamaah yang terdiri atas Ketua Majlis Taklim beserta pengurus dan para anggota Majlis Taklim  Surau Nurul Jami'.

Dalam kegiatan tersebut Ustadz. Arief Ahmad Nst, S.Pd.I menyampaikan ceramah tentang Pentingnya Silaturrahim  dan Peningkatan Ibadah Setelah Ramadhan.

"Alhamdulillah, sampai saat ini kita masih diberikan umur serta kesempatan untuk bertemu dengan mulianya bulan Syawal ditahun 1443 H ini. Mari kita jadikan kegiatan Halalbihalal ini kesempatan bagi kita untuk menjalin silaturrahim serta saling bermaaf-maafan." Ucap Ustadz. Arief Ahmad Nst, S.Pd.I.

"Dan manfaat dari silaturrahim itu diantaranya adalah melapangkan rezeki dan memanjangkan umur. Sebagaimana yg disabdakan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadist yang artinya: _"Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturrahim. (HR. Bukhori dan Muslim)._" terang Ustadz. Arief Ahmad Nst, S.Pd.I.

"Dan mari kita saling maaf-memafkan. Baik itu antara anak dengan orang tua dan keluarga, suami dengan istri, dan kepada sesama Jama'ah dan anggota Majlis Taklim, jiran tetangga serta karib kerabat. Karena meminta maaf dan saling memaafkan itu adalah termasuk Akhlakul Mahmudah yaitu Akhlak yang terpuji dan mulia. Allah SWT berfirman dalam Q.S Ali Imron ayat 134 yang artinya: (yaitu) orang-orang yang berinfak, baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan." Jelas Ustadz. Arief Ahmad Nst, S.Pd.I lagi.

"Selain itu, setelah Ramadhan harus ada peningkatan ibadah yang kita lakukan. Sesuai dengan arti Syawal itu sendiri, yaitu Peningkatan. Artinya, mari kita jaga, dan alangkah lebih baiknya lagi kita tingkatkan ibadah-ibadah yang biasa kita lakukan di bulan Ramadhan sebulan lamanya. Semoga kita termasuk kedalam golongan manusia yang beruntung yaitu Ibadah yang kita lakukan semakin hari semakin baik dan ada peningkatan. Semoga kita Istiqomah dalam beribadah dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Aamiin ya rabbal'alaamiin." Tutup Ustadz. Arief Ahmad Nst, S.Pd.I.

93

Berita Terkait