Kamis 24 September 2020

Berita

Ulama dan Umara Tak Bisa Dipisahkan, Keduanya Harus Bersinergi Membangun Negeri

01-08-2020


* Kegiatan Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam dengan Tokoh Agama dan Kementerian Agama Kota Batam

Batam (Kemenag) --- Permasalahan Covid-19 di Kota Batam belum tuntas. Hampir empat bulan ini Pemerintah Kota Batam sudah menggerakkan semua tenaga yang ada. bersama stakeholder. Hasilnya sempat membaik, bahkan sejumlah wilayah kembali ke zona hijau. Namun, dalam sepekan terakhir, permasalahan Covid-19 kembali memburuk. Pemerintah Kota Batam tiada henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan degan senantiasa memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi, saat menghadiri Pertemuan dan Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam dengan Tokoh Agama di Aula PIH, Sabtu (1/8) pagi.

Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa dalam kepemimpinannya yang hampir 5 tahun ini sebagai Wali Kota tentunya tidak terlepas dari kesalahan dan kekhilafan. Untuk itu pada kesempatan silaturahmi ini  atas nama pribadai dan keluarga menyampaiakn permohonan maaf lahir dan batin, ucapnya.

Selanjutnya H. Muhammad Rudi mengatakan, ulama dan umara tak bisa dipisahkan. Keduanya harus bersinergi membangun negeri di tengah banyaknya permasalahan yang ada saat ini, khususnya pandemi Covid-19. Untuk itu, atas nama Wali Kota Batam mengajak para ulama senantiasa berdampingan dengan pemerintah untuk menyelesaikan dan menangani wabah tersebut dengan mematuhi protokol kesehatan.
Guna mengantisipasi dan meminimalisir terjangkit Covid-19 kata H. Muhammad Rudi semua harus berperan dengan menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjajaga jarak, cuci tangan dengan sabun serta rajin berolahraga,” ungkapnya.

Saat ini kata H. Muhammad Rudi, vaksin Covid-19 masih tahap pengujian dan belum ada kepastian kapan vaksin bisa benar-benar ada. “Untuk itu, perlu ikhtiar kita semua sebelum ada vaksin Covid-19.

Kalau Covid-19 ini tidak selesai, maka secara ekonomi Batam masuk dalam kategori kurang baik dan orang dari luar negeri tidak akan masuk ke Batam. Jika  hal itu terjadi di kota Batam dampaknya sangat luar biasa. Untuk itu, kepada semua tokoh agama, tokoh masyarakat mari bersama-sama kita dukung pemerintah dalam hal melawan virus Covid-19. “Semoga Covid-19 secepatnya bisa berakhir,” harapnya.

Wakil Wali Kota Batam, H. Amsakar Achmad, pada kesempatan yang sama juga  meminta dukungan dari para ulama dalam penanganan Covid-19. Ia menilai, semua kebijakan yang diambil pemerintah tentu akan mempertimbangkan semua pihak agar tidak terdapat masalah di kemudian hari. “ Harapan kita, pandemi Covid-19 segera sirna dan peran kita semua sangat dibutuhkan dalam menanganinya,” kata H. Amsakar Achmad.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, H. Zulkarnain Umar, mengatakan, Kementerian Agama Kota Batam melalui Bimas islam memiliki pekerjaan cukup banyak  karena mengurus umat mulai dari lahir sampai meninggal.  

“Alhamdulillah, di tengah pandemi ini, semua kegiatan keagamaan berjalan dengan baik dan tetap menjalankan protokol kesehatan termasuk proses penyembelihan hewan kurban, kata H. Zulkarnain Umar.   

Sesuai dengan informasi yang diterima Kementerian Agama Kota Batam bahwa  pelaksanaan salat Idul Adha Tahun 1441H/2020M yang dilaksanakan di Masjid dan di lapangan semuanya berjalan lancar dan sukses.

“Harapan kita, apa yang telah kita lakukan semoga Allah turunkan barokah kepada kita semuanya, ungkap H. Zulkarnain Umar.
Pada hakikatnya, kegiatan yang di taja Pemerintah Kota Batam yang dihadiri para ulama dan pimpinan organisasi keagamaan ini, semuanya sepakat untuk mendukung pemerintah dalam penanganan semua hal termasuk permasalahan legalitas rumah ibadah dan Covid-19.

Sesuai yang telah disampaikan Ketua Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Batam, H. Khairul Saleh, dalam sambutannya menyampaikan bahwa jadwal Walikota Batam sibuk begitu juga Wakil Wali Kota juga sibuk. Tetapi, hati juga tidak boleh sibuk untuk menyambung silaturahmi. Bagaimanapun, kita yang ada di kota Batam silaturahmi tetap harus kita jalin, ucapnya.

Apa yang belum mantap kita mantapkan semuanya hari ini. Mari bersatu untuk berbuat yang terbaik untuk Kota Batam yang kita cintai ini. Kalau bukan kita yang mendukung program dari Pemerintah Kota Batam, siapa lagi karena kita ini adalah masyarakat Kota Batam yang butuh kebersamaan dengan harapan Batam tetap maju.

Ulama dan Umara tidak boleh pecah.  Harus dekat, harus bersatu, untuk anak cucu kita kemudian hari. Kalau bukan kita yang berbuat hari ini siapa lagi kata H. Khairul Saleh.  

Mari bersama-sama kita majukan Kota Batam dan berdoa semoga Covid-19 ini cepat berlalu. “Buang yang keruh ambil yang jernih, buang hal-hal yang tidak berguna ambil yang baik-baiknya,” pintanya.
----------


humas
 
 

148

Berita Terkait