Kamis 22 Agustus 2019
Al-Khomis 20 Dzulhijjah 1440

Berita

Tim Hisab Rukyat Hilal Kepri Lakukan Pantauan Hilal Di Bukit Cermin

05-05-2019


* Tim Hisab Rukyat Hilal Kepri Lakukan Pantauan Hilal Di Bukit Cermin

Tanjungpinang (Inmas)-Tim Hisab Rukyat Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Kepulauan Riau melakukan rukyatul hilal Puasa Ramadhan 1440 H di Bukit Cermin, Tanjungpinang (5/5/2019). Hadir dalamkegiatan tersebut antara lain Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Kepri, Kabid Bimas Islam, Kepala Kemenag Kota Tanjungpinang, Kepala Kemenag Kabupaten Bintan, Ketua MUI Kepri, Ketua NU, Ketua Muhammadiyah, Ketua BMKG, Ketua PA Tanjungpinang  dan sejumlah undangan.

Data hilal awal Ramadhan 1440 H, ijtima’ pada hari Ahad, 5 Mei 2019 M pada pukul 17.45 WIB. Untuk wilayah Kota Tanjungpinang yang menjadi titik pengamatan, waktu terbenam matahari pukul 18.04 WIB dengan azimut matahari 285o15.41”. Sedangkan waktu terbenam bulan pukul 18.30 WIB dengan azimut bulan 283o46.52” dengan ketinggian bulan 5o30.59’. 

Kepala Kanwil Kemenag Kepri yang diwakili oleh Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Kepri H. Abu Sufyan mengungkapkan terima kasihnya atas kehadiran para ormas Islam dalam kegiatan tersebut. Menurutnya dipilihnya Bukit Cermin merupakan tempat yang paling strategis saat ini. Namun pihaknya tidak menutup kemungkinan jika diselenggarakan tempat lain yang lebih strategis. “Kita akan lakukan survey lagi dimana lokasi yang baik, tapi sementara ini untuk Tanjungpinang dan Bintan kita laksanakan disini”, kata Abu Sufyan.

Sementara itu mewakili Pemerintah Propinsi Kepri Sufyan Sulaiman mendukung penuh upaya yang dilakukan Tim Hisab Rukyat Kepri dalam melakukan pengamatan hilal. “Yang dilakukan saat ini sangat ditunggu oleh masyarakat Kepulauan Riau dan Indonesia, karena bagaimanapun juga hasilnya akan menjadi salah satu informasi Tim Hisab Rukyat Kemenag Pusat dalam menentukan apakah besok puasa atau tidak,” kata Sufyan Sulaiman. 

Sementara itu perwakilan Pengadilan Agama Tanjungpinang Drs. H. Najamudin, SH,.MH mengatakan dengan tingginya anak bulan yang mencapai 5o memungkinkan hilal potensial terlihat. “Seandainya saja tidak mendung, dan hilal terlihat, maka kami sudah siap untuk melakukan penyumpahan terhadap petugas yang berhasil melihat anak bulan,” ucapnya. (hatiman)
 

90

Berita Terkait