Kamis 09 April 2020
Al-Khomis 15 Sya'ban 1441

Berita

Tarmizi Tohor: Selamat Atas Pelantikan DPD LASQI Kota Batam

23-02-2020


* Ketua DPP LASQI, Tarmizi Tohor yang juga Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kemenag RI saat menyampaikan kata sambutan

Batam (Kemenag) --- Kita ingin menyumbangkan dan memperkenalkan lembaga seni dan qasidah di negeri ini yang sudah dirintis oleh para ulama - ulama dahulu, yang sudah dirintis oleh pejuang - pejuang agama di negeri ini. Kalau kita tidak perjuangkan secara terus menerus dan kita kembangkan, ini bisa hilang di tengah-tengah masyarakat. Hal ini di sampaikan Ketua DPP Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Pusat, Tarmizi Tohor yang juga Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, saat menyampaikan kata sambutan sekaligus pengarahan pada acara pengukuhan pengurus dan Ketua DPD LASQI Kota Batam masa bakti 2019 - 2023 di Golden Prawn Bengkong, Sabtu (22/2). 

DPP LASQI pusat sudah melatih tiga angkatan untuk para dewan juri. Kita tidak mau nantinya ada keributan saat pelaksanaan lomba karena dewan juri nya tidak bersertifikat. ‘Jadi, semuanya sudah kita latih dan sudah kita berikan sertifikat,” ujar Tarmizi Tohor.

Kepada Ketua DPW dan DPD LASQI agar tetap berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan pemerintah daerah karena LASQI ini, kata Tarmizi Tohor, ada 3 (tiga) tugu sejarah yang tidak terpisahkan yakni masyarakat, pemerintah daerah dan Kementerian Agama. “Jadi, jangan kita salahkan anak-anak milenial sekarang ini jika tidak kenal lagi dengan qasidah, tidak kenal lagi dengan kompang, gambus, begitu juga dengan solawatan karena kita sendiri tidak memperkenalkan dengan lembaga LASQI ini, ungkapnya.

Dihadapan Walikota Batam Tarmizi Tohor mengatakan, kehadirannya pada pengukuhan LASQI di Tingkat Kota atau DPD ini adalah yang pertama kalinya yang ia hadiri. Biasanya ia hadir di tingkat Provinsi atau DPW, terangnya.

"Selamat atas pelantikan Pengurus DPD LASQI Kota Batam. Kembangkan LASQI hingga ke tingkat sekolah supaya ada kecintaan terhadap kesenian yang bernuansa islami mulai dari sejak dini."

Kalau kita tidak meluangkan  waktu, siapa lagi yang akan kembangkan seni qasidah ini. "Mari kita ajak anak muda umat islam untuk beralih dari mencintai seni bukan islami ke seni islami,” pintanya. (bad70/Yd).

117

Berita Terkait