Jumat 19 Juli 2019
Al-Jumuah 16 Dzulka'dah 1440

Berita

Sosialisasi SIEKA di Kankemenag Bintan

17-06-2019


* H.Muhammad Widarto, S.H, perwakilan dari Kanwil Kemenag Kepri mengisi sosialiasi SIEKA kepada para PNS di KanKemenag Bintan pada Senin, (17/06/19).

Bintan (Inmas) – Bagian Kepegawaian Kantor Kementerian Agama Bintan mengundang H. Muhammad Widarto, S.H selaku Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Organisasi Tata Laksana Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepulauan Riau untuk mengisi sosialisasi Sistem Informasi Elektronik Kinerja ASN atau disingkat SIEKA kepada para pegawai PNS di lingkungan Kankemenag Bintan pada Senin, (17/06/19).

Mengisi SIEKA bagi para ASN (Aparatur Sipil Negara) menjadi hal wajib mulai tahun 2019, berdasarkan Surat edaran SIEKA yang sudah keluar mulai 1 Maret 2019. Dasar Hukum SIEKA adalah UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN, PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin ASN, PP No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, dan PP No. 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS.

Cara mengisi SIEKA pertama adalah dengan mengakses website sieka.kemenag.go.id lalu mengisi kotak NIP dan Password. Setelah log in ke dalam website, ASN bisa mulai mengisi SIEKA dengan urutan mengisi kegiatan tahunan-kegiatan bulanan-kegiatan harian, urutan ini tidak bisa diacak. Dalam kegiatan tahunan, ASN mengisi nama kegiatan dan kuantitas kegiatan, lalu kemudian dibreakdown ke dalam kegiatan bulanan. Setelah mengisi kegiatan bulanan kemudian dibreakdown ke dalam kegiatan harian yang dapat diisi nama kegiatan dengan lebih spesifik.

Di dalam web SIEKA tersebut juga terdapat link produktivitas dan tugas tambahan. Produktivitas dapat diisi jika ASN mengerjakan pekerjaan yang tidak terdaftar dalam SKP (Sasaran Kinerja Pegawai) dan tidak relevan dalam tusi (tugas fungsi) jabatan. Sedangkan tugas tambahan dapat diisi jika ASN mengerjakan pekerjaan yang tidak terdaftar dalam SKP tetapi masih relevan dalam tugas fungsi jabatan. SIEKA dapat mulai diisi dari bulan Januari bedasarkan daily activity yang sudah dicatat.

Dalam sosialisasi tersebut terdapat dua CPNS yang belum bisa mengakses website SIEKA, Widarto menjelaskan kemungkinan hal tersebut karena data SIMPEG CPNS belum terinput oleh pegawai Pusat. (amilia)

56

Berita Terkait