Senin 20 September 2021

Berita

Sharing Humas Kemenag Perkuat Eksistensi Pranata Humas

30-07-2021


* Sharing Humas Kemenag Perkuat Eksistensi Pranata Humas

Tanjungpinang (Humas)_Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI menyelenggarakan kegiatan rutin Sharing Humas Kemenag episode #28 dengan thema perkuat eksistensi humas plat merah melalui organisasi profesi, Jumat, 30 Juli 2021 secara daring. 

Kegiatan menghadirkan Meylani, Ketua Umum Iprahumas  mengatakan organisasi profesi menjadi hal yang menarik, karena setelah adanya penyetaraan jabatan ke dalam jabatan fungsional maka semakin diperhitungkan dengan keinginan eksistensi yang lebih besar. 

Instansi pembina yakni Kominfo dan organisasi profesi sebagai dua wadah yang menaungi anggotanya. Iprahumas berdiri sejak 2016. Dia mengatakan organisasi profesi dibentuk dengan fasilitasi instansi pembinanya. 

Tujuannya adalah untuk mengembangkan profesionalisme sehingga organisasi bukan formalitas semata. Organisasi bersifat wajib bagi setiap jabatan fungsional. 

"Paling lambat lima tahun setelah jabatan fungsionalnya ditetapkan. Instansi pembina wajib memfasilitasi pembentukannya sehingga tidak berjalan sendiri. Setiap Pranata Humas wajib menjadi anggota Iprahumas demikian pula dengan jabatan fungsional lainnya dalam rangka mengembangkan profesionalisme," pesan Meylani.  

Tugas organisasi profesi antara lain menyusun kode etik dan kode profesi, memberikan advokasi kepada anggotanya misalnya dalam penyaluran aspirasi dan kegiatan yang meningkatkan kompetensi anggotanya. 

Jika ada pelanggaran kode etik, maka organisasi memfasilitasi dengan memeriksa pelanggaran yang terjadi. Hubungan kerjanya koordinatif dan parsitipatif karena harus terus bekerjasama untuk mensukseskan program kerja pemerintah.

"Kami sedang menyusun standar kompetensi yang baru dengan penyesuaian dengan kebutuhan saat ini. Dalam penyusunannya melibatkan organisasi profesi. Bahkan nanti akan ada uji kompetensi bagi anggotanya tentunya dengan menyiapkan hal-hal yang harus dilakukan untuk mematangkan standarnya terutama mekanisme menyelenggarakan sertifikasi bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi," sebutnya. 

Selanjutnya organisasi difungsikan untuk pemberian advokasi dan pengembangan profesi misalnya konsultasi angka kredit dan analisis beban kerja. Pengembangan ilmu pengetahuan dan pengembangan profesi dengan sama-sama mengembangkan inovasi dengan instansi pembina. 

"Karena kita lah yang tahu dengan kondisi di lapangan karena kita lah pula yang paling membutuhkan eksistensinya," ujarnya.  

Jumlah pranata humas yang terdata saat ini berjumlah 1.280 anggota Iprahumas. Iprahumas sedang mengagendakan pemilihan ketua umum baru. Jumlah tersebut meliputi semua prahum di K/L dan Pemda. Kemungkinan masih bertambah karena masih pendataan. 

"Saya sarankan Kemenag silahkan membentuk cabang Iprahumas sehingga semua pranata humas yang ada tergabung dalam satu wadah yang sama. Organisasi menjadi penting untuk menjalin jejaring kerjasama yang dibutuhkan dalam pengembangan profesi baik nasional maupun internasional karena ada pranata humas yang ditugaskan di luar negeri," imbuhnya.  
 

52

Berita Terkait