Minggu 17 Januari 2021

Berita

Serentak, Kemenag Lingga Asesmen Kompetensi 28 Guru, Kepala, dan Pengawas Madrasah

20-11-2020


* Kepala Kemenag Lingga HM Nasir, S. Ag, MH

Kementerian Agama Kabupaten Lingga ikut menggelar asesmen kompetensi bagi guru, kepala, dan pengawas madrasah. Uji kompetensi yang digelar serentak pada 19 – 23 November 2020 oleh Kanwil Kemenag Provinsi di seluruh Indonesia.

"Khusus Kabupaten Lingga hanya dilaksanakan satu hari. Karena jumlah peserta yang ikut hanya 28 peserta. Kita bagi ke dalam dua sesi," terang Zamroni Kasi Pendidikan Islam, saat mendampingi Kepala Kemenag Lingga, Kamis(19/11), di Ruang CBT MTs Negeri Lingga.

Lebih lanjut, Ia mengatakan guru, kepala madrasah, dan pengawas madrasah harus menunjukkan kompetensinya. "Nanti akan diperoleh nilai hasil dari asesmen. Baru ditentukan arah kebijakan pembinaan keprofesian berkelanjutan," terang Zamroni lagi.

“Peserta dapat melihat hasil AKP melalui akun SIMPATIKA masing-masing. Semoga hasilnya memuaskan,”sambungnya.

Menurut Dr. Zulkhaidir, asesemen kompetensi guru, kepala, dan pengawas madrasah ini bertujuan mengetahui tingkat dan gambaran informasi umum kompetensi mereka sesuai standar yang telah ditetapkan. Asesmen juga penting untuk memetakan sebaran dan kompetensi mereka sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan jenis pembinaan dalam Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Diharapkan seluruh peserta asesmen mendapatkan hasil  berkualifikasi predikat  mahir dengan bobot nilai 76 s.d 100.

“Asesmen dilakukan juga untuk menyusun rapor kompetensi yang akan menjadi acuan pihak terkait dalam pengembangan keprofesionalan guru, kepala dan pengawas madrasah. Jika tidak mampu ya silakan ambil sikap mundur,” tegasnya.
 

Kepala Kemenag Lingga dalam sambutan pembukaan mengatakan pentingnya asesmen.

"Asesmen kompetensi guru, kepala, dan pengawas madrasah sangat penting. Sebab, mereka menjadi penentu kualitas penyelenggaraan pembelajaran di madrasah. Habit dan budaya kualitas harus tumbuh di kalangan guru-guru madrasah. Hasil asessmen ini akan menjadi dasar kebijakan Kemenag," tandasnya.

"Kita ingin kualitas guru, kepala dan pengawas madrasah di pulau mampu berdiri sejajar dengan mereka yang di kota. Tunjukkan kualitas Bapak Ibu semua. Hari ini serentak secara nasional. Jadi, bisa terlihat mana yang berkompeten dan mana yang perlu pembinaan,"ungkap Kepala Kemenag Lingga.

"Guru itu adalah ilmuwan. Jadi, tidak ada kata berhenti belajar. Apalagi sampai tidak mengikuti tren teknologi informasi. Saat ini, tantangan dan tuntutan zaman, ya seperti ini. Kita harus mampu menyesuaikan," pesan H M Nasir,S.Ag, MH.

"Selanjutnya, kepada yang memperoleh nilai tertinggi akan kita berikan apresiasi dan hadiah. Kepada yang terendah juga akan kita dorong terus untuk maju bersama,"tandasnya.(zaid)

150

Berita Terkait