Rabu 24 Juli 2019
Al-Arbi'aa 21 Dzulka'dah 1440

Berita

Seluruh Pelaksana Proyek MAN IC Batam Ikuti Rapat Evaluasi

10-11-2018


* Seluruh Pelaksana Proyek MAN IC Batam Ikuti Rapat Evaluasi

Batam (Inmas)-Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Propinsi Kepulauan Riau H. Abu Sufyan memberikan arahan dalam rapat yang dihadiri oleh pelaksana proyek Pembangunan Gedung Laboratorium dan Perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Batam. Rapat digelar di Kantin MAN IC Batam Jalan Hang Lekir Sambau, Nongsa, Sabtu (10/11). Hadir dalam rapat tersebut Kasubbag TU Kemenag Batam H. Sarbaini, Kasi Penmad Kemenag Kota Batam H. Muhammad Dirham, Pengawas Propinsi (PTP) Kepri Mangara, dan Kepala TU MAN IC Batam Noprijon, serta seluruh pelaksana proyek.

Para pelaksana proyek sudah beberapa kali melakukan rapat sejenis, dalam rapat hari ini merupakan rapat evaluasi pekan ke 16 dari pelaksanaan proyek. MAN IC Batam pada tahun ini tengah membangun Gedung Laboratorium dan Perpustakaan berlantai tiga di kampusnya dengan biaya tidak kurang dari Rp.9,6 miliar yang bersumber dari APBN. Dalam rapat yang berlangsung 90 menit itu terdapat kesimpulan bahwa proses pembangunan relatif berjalan lancar, hanya hujan yang kerap terjadi di Batam membuat beberapa pekerjaan menjadi tertunda.

Panglima Hariyanto, sebagai pelaksana proyek bersama rekan-rekannya mengklaim telah merampungkan sejumlah pekerjaan. Menurutnya hanya terdapat beberapa kendala, namun demikian pihaknya juga mencatatkan progres atas pekerjaan tersebut. Dari pantauan media ini, pembangunan terbilang lancar, hanya menyisakan sedikit pekerjaan lagi.

Hanya terdapat beberapa pekerjaan yang memang tertunda karena faktor cuaca. Misalnya pemasangan plafon untuk lantai 3 yang baru 50%, pemasangan keramik yang tersisa 50 meter persegi, pemasangan alarm, pengerjaan pipa saluran air yang masih kurang 50 meter dari total 180 meter, pemasangan kosen kaca, septic tank untuk pembuangan dan resapan, pipa air bersih dan pipa air kotor dan penyambungan listrik oleh PLN.

Menanggapi hal tersebut, masing-masing pimpinan proyek diberikan waktu untuk menjelaskan kendala yang dihadapi. Pemasangan keramik akan segera diselesaikan, sementara untuk pekerjaan lainnya masih menunggu hingga proses pekerjaan kelar. Konsultan pengawas, Yoseph Sutarto yang hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan hingga minggu ke 16, pekerjaan sudah selesai 78,10% dari target 78,90%. “Artinya kita masih terlambat 0,80% dari target pada pekan ke 16 ini. Untuk itu kita harus melakukan percepatan meskipun memang sering hujan. Hingga 116 hari dari jadwal 130 hari maka dapat dikatakan progres berjalan baik”, katanya.

Sementara itu, Pengawas Pembangunan Propinsi Kepri (PTP), Mangara mengingatkan agar bahan yang digunakan tetap menggunakan merk terbaik dan berstandar nasional Indonesia (SNI). Lebih detail, Mengara meminta pelaksana memastikan beberapa pekerjaan bisa lebih cepat dilaksanakan terutama soal finishing. “Tolong perhatikan pemasangan plafon, keramik, dan jaringan listrik, jika kekurangan tenaga, saya minta tolong segera ditambah pekerjanya. Sementara untuk pekerjaan pemasangan saluran air, pemasangan kosen kaca, pembuatan septic tank, pemasangan pipa air bersih dan air kotor, pembuatan meja labor, dan sambungan listrik PLN termasuk pemasangan partisi harus tetap pada jadwal yang telah disepakati,” ucap Mangara.

Dalam arahannya Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kepri, H. Abu Sufyan mengatakan sangat senang dengan progres yang telah dibuat oleh tim pelaksana. Namun demikian dia tetap meminta tim untuk berkoordinasi dan saling membantu mengingat antara satu pekerjaan dengan pekerjaan lainnya saling terhubung.

“Mengingat waktu, maka satu menit saja sangat berarti bagi kita, jangan ada pekerjaan yang menunggu karena terhambat pekerjaan lainnya yang terlambat. Saya minta semua tim kompak, ikuti arahan dan saran yang disampaikan oleh Kepala TU MAN IC Batam Noprijon, karena beliau yang memantau pekerjaan ini setiap hari,” ujar Abu Sufyan.

“Tetap perhatikan kualitas, saya telah cukup puas dengan progresnya, dan perhatikan lagi jadwal pembangunan karena berdasarkan hasil evaluasi tadi sudah terdapat keterlambatan 0,80% dari target terutama karena sekarang musim penghujan. Siapkan bahan-bahan yang diperlukan sejak dini agar jadwal tim lain tidak terganggu,” tambahnya.

Sebelum melaksanakan rapat evaluasi, Abu Sufyan bersama pelaksana pekerjaan telah meninjau pembangunan mulai dari lantai 1, 2, 3 dan dag atas gedung. (hatiman)

88

Berita Terkait