Minggu 17 Januari 2021

Berita

Pimpin Apel Pagi, Kabid Pakis Sebut Bantuan Tahap II Akan Segera Disalurkan

07-10-2020


* Pimpin Apel Pagi, Kabid Pakis Sebut Bantuan Tahap II Akan Segera Disalurkan

Tanjungpinang (Humas)_ Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Kepri Drs. H. Muhammad Syafi’i memimpin apel pagi, Rabu, 7 Oktober 2020 di halaman Kanwil Kemenag Kepri. Hadir dalam kegiatan tersebut pejabat eselon II, III dan IV serta seluruh staf pelaksana. 

Syafi’i menjelaskan pemerintah sudah menggelontorkan bantuan pada masa pandemi Covid19 pada lembaga pendidikan agama dan keagamaan Islam tahun 2020. Secara nasional Kemenag sudah menyalurkan bantuan sebesar Rp. 930,8 miliar. 

Bagaimana dengan di Kepri? 

Syafi’i menjelaskan Kemenag menyalurkan bantuan BOP dengan ketentuan untuk pensatren kecil  menerima Rp.25juta/pesantren. “Kita miliki 28 pondok pesantren, jadi total bantuan yang disalurkan sebanyak Rp.700juta,” katanya. 

Sementara untuk pesantren sedang dengan jumlah 1 lembaga telah menerima bantuan sebesar Rp.40 juta. 

Sebanyak 245 buah lembaga MDT telah menerima bantuan Rp.10juta untuk masing-masing lembaga. Sehingga Kemenag sudah menyalurkan Rp.2,4 miliar. Dan bantuan untuk 7 buah TPQ masing-masing menerima Rp.10juta. Pemerintah juga telah menyalurkan bantuan pembelajaran daring untuk 30 pondok pesantren yang masing-masing menerima Rp.15juta dengan total bantuan yang tersalurkan Rp.450juta.

Bagaimana dengan bantuan tahap II? 

Pada tahap II, Kemenag akan kembali menyalurkan bantuan tahap II dengan total lebih dari Rp. 1 triliun. Rinciannya di Kepri, Syafi’i menjelaskan untuk pesantren kecil menerima Rp.25juta/pesantren. “Kita miliki 8 pondok pesantren, jadi total bantuan yang disalurkan sebanyak Rp.200juta,” jelasnya.

“Pesantren 1 buah sebesar Rp.50juta. Sementara MDT sebanyak 6 buah, maing-masing akan menerima Rp.10juta dan TPQ sebanyak 88 buah lembaga akan menerima masing-masing sebesar Rp.10juta sehingga totalnya mencapai Rp.880juta. Pemerintah juga akan menyalurkan bantuan pembelajaran daring sebesar Rp.15juta untuk 10 pesantren dengan total anggaran Rp.150juta,” imbuhnya. 
 

124

Berita Terkait