Selasa 13 November 2018
Ats-tsulatsa 4 Rabiul Awal 1440

Berita

Pesparani Di Ambon, Kontingen Kepri Raih Medali Emas

02-11-2018


* Pesparani Di Ambon, Kontingen Kepri Raih Medali Emas

Tanjungpinang (Inmas)-Pembimbing Masyarakat Katholik Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Kepulauan Riau Normal Ginting, SH mengatakan kontingan Kepulauan Riau baru saja memenangi beberapa cabang lomba dalam ajang Pesparani Nasional I di Ambon, Maluku. Hal tersebut dikatakan Ginting saat menjawab media ini, Jumat (2/11) di ruang kerjanya Jalan Daeng Kemboja Km. 15 Tanjungpinang.

Ginting menjelaskan Pesparani merupakan singkatan dari Pesta Paduan Suara Gerejani, yakni suatu aktivitas seni dan budaya masyarakat Katholik dalam bentuk pagelaran dan lomba music liturgy dengan tujuan mengembangkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan masyarakat Katholik terhadap ibadah/ liturgy gerejani.

Untuk mengembangkan Pesparani maka dibentuklah Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katholik yang selanjutnya disingkat LP3K, adalah lembaga yang dibentuk berdasarkan prakarsa masyarakat Katholik untuk menggali dan mengembangkan seni budaya gerejani.

“Dalam pelaksanaan lomba terdapat beberapa cabang yang kita ikuti, antara lain perlombaan lagu rohani, lagu Gregorian, cerdas cermat anak, cerdas cermat remaja, bertutur kitab suci, dan lagu mazmur. Untuk bertutur kitab suci dibawakan dalam bentuk peran oleh peserta, jadi peserta memerankan apa yang tertulis dalam Injil sesuai ayat-ayat yang ditentukan,” kata Normal Ginting.

Pelaksanaan Pesparani Nasional di Ambon berlangsung 27 Oktober – 2 Nopember 2018. “Sebelumnya kami melakukan seleksi di tingkat wilayah, namun karena yang lebih siap adalah Batam dan Tanjungpinang, maka peserta kita banyak yang dari Batam dan Tanjungpinang. Pencarian bakat untuk Pesparani akan kami gali untuk persiapan masa mendatang. Pesparani sendiri dilaksanakan setiap tiga tahun,” ujar Ginting menjelaskan.

Kontingen Kepulauan Riau menurut Ginting berhasil meraih kemenangan pada beberapa cabang lomba antara lain Cabang Mazmur Remaja, Mazmur Anak-Anak, PS Dewasa Campuran meraih medali emas. Sementara Cabang Mazmur Dewasa, Gregorian Silver, Bertutur Kitab Suci, Cerdas Cermat Remaja dan Cerdas Cermat Anak memperoleh medali perak.

Normal Ginting berharap Pesparani dapat meningkatkan penghayatan dan pengamalam ajaran Katholik. Karena dengan adanya ajang tersebut, anak-anak termotivasi untuk mempelajari kitab suci. “Dalam ajang lomba semua harus dipelajari dengan detail sesuai dengan isi kitab suci, jadi mereka akan paham dengan tata cara ibadah yang benar.
Kepala Kanwil Kemenag Kepri Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH,.MA ketika meminpin apel pagi, Kamis (1/11) mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi capaian kontingen-kontingen Kepulauan Riau dalam beberapa ajang lomba.

“Kami sangat mengapresiasi capaian prestasi beberapa kompetisi, karena Kepulauan Riau bias berbicara banyak, misalnya MTQ Nasional di Medan, Pesparawi di Pontianak, Pesparani di Ambon, KSM di Bengkulu dan sejumlah ajang lainnya kita semua bisa menjadi juara. Itu membuktikan kita mampu. Secara pribadi dan institusi saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras yang telah dilakukan oleh para peserta yang tergabung dalam kafilah dan kontingen Kepulauan Riau,” ucap Mukhlisuddin. (hatiman)

56

Berita Terkait