Minggu 20 Juni 2021

Berita

Perkuat Hubungan, Ketua Pengadilan Agama Kunjungi Kepala Kemenag Lingga

20-03-2021


* Kepala Kemenag Lingga H M Nasir,S.Ag,MH berbincang dengan Ketua Pengadilan Agama Dabo Singkep

Lingga-- Ketua Pengadilan Agama Dabo Singkep berkunjung ke Kementerian Agama Kabupaten Lingga. Kunjungan dalam rangka menguatkan hubungan silaturahim antar kedua lembaga yang dahulu pernah bersama. Memang sejak 2005 berpisah, Pengadilan Agama di bawah naungan Mahkamah Agung RI.

"Kita ibarat saudara kandung yang berpisah karena fungsinya memang berbeda. Namun, permasalahan yang kita hadapi sebenarnya memiliki kaitan hubungan yang sangat erat. Kementerian Agama melalui Kantor Urusan Agama melaksanakan pencatatan pernikahan, sedangkan pengadilan memutuskan putusan perceraian. Pernikahan dan perceraian merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena itu, perlu mengikut mekanisme dan prosedur yang sudah ditetapkan oleh Undang-Undang,"jelas H.Amri Yantoni,SH.,M.A.

"Di lapangan, kami banyak menerima aduan dari masyarakat tentang dispensasi nikah di bawah umur, permohonan perceraian. Namun, sering dijumpai kalau identitas kependudukan yang mereka miliki tidak sesuai dengan prasyarat yang sudah ditetapkan. Status di KTP, KK sebagai dokumen untuk proses sidang tidak sinkron. Artinya, secara prosedur dokumen tidak memenuhi persyaratan. Ini menjadi problematika bagi kami,"ungkap Kepala Pengadilan Agama.

Beliau menjelaskan masih banyak ditemukan hal lain dan perlu untuk dibahas lebih lanjut. "Kami ingin menginisiasi dan mengajak Kementerian Agama, Pemkab Lingga dalam hal Disdukcapil untuk segera menyelesaikan hal ini,"ajak Amri.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kemenag Lingga menyatakan sangat mendukung. "Nanti kita adakan pertemuan sekali lagi bersama Pemkab Lingga. Terkait isi MoU akan kita bahas bersama terlebih dahulu sebelum ditandatangani,"terang H Muhammad Nasir,S.Ag,MH.

"Kepala KUA di lapangan tentu melakukan pencatatan pernikahan berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku. Apalagi saat ini, sudah digunakannya aplikasi SIMKAH. Semua sudah terkoneksi, jadi pengecekan calon pengantin sedikit lebih mudah. Terkait dispensasi nikah di bawah umur, memang sudah ada petunjuk yang mengaturnya. Kita segerakan saja rencana baik ini. Semoga, semua persoalan kepenghuluan dan identitas masyarakat di Kabupaten Lingga dapat dirapikan bersama Pengadilan dan Disdukcapil,"harap Kepala Kemenag Lingga.

"Terkait maraknya isu nikah siri, Kepala Kemenag Lingga juga mengajak Pengadilan Agama untuk bersama-sama menyelesaikan masalah ini. Kita ingin semua yang menikah tercatat di Kantor Urusan Agama,"tandasnya.(zaid)

209

Berita Terkait