Minggu 20 Juni 2021

Berita

Pengawasan dan Evaluasi Prokes Rumah Ibadah dan Panduan Shalat Idul Fitri 1442 H

11-05-2021


* Pengawasan dan Evaluasi Prokes Rumah Ibadah dan Panduan Shalat Idul Fitri 1442 H

Tanjungpinang (Humas) - Jelang pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau dan Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang melaksanakan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan protokol kesehatan rumah ibadah selama bulan suci Ramadhan, Senin, 10 Mei 2021.

Masjid As Sakinah Kilometer 9 dan Masjid Zul Firdaus menjadi sasaran pemantauan oleh Tim Pelaksanaan Protokol Kesehatan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau. Selama bulan suci Ramadhan, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan pemantauan prokes rumah ibadah di seluruh Kabupaten Kota se Provinsi Kepulauan Riau. Sampai saat ini jemaah masjid pada umumnya sudah melaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan.

Kabid Bimas Islam Drs. H. Edi Batara dan Plt Kepala Kantor Kementerian Kota Tanjungpinang H. Zahid, S.Ag bersama tim mengawali pemantauan di Masjid As-Sakinah dan Masjid Zul Firdaus. Tim tidak banyak menemukan jemaah masjid yang tidak menggunakan masker, walaupun demikian pihaknya tetap membagikan masker sebanyak 100 lembar di 2 Masjid yang di datangi. Di Masjid As Sakinah Kabid Bimas Islam menyerahkan bantuan yakni 5 buah Alquran.

Dalam rangka memberikan rasa aman kepada umat Islam saat pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 H/ 2021 dan membantu negara untuk menyelamatkan masyarakat dari paparan Corona Virus Diseases  (Covid-19), Kementerian Agama sesuai tugas dan kewenangannya telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 07 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 H/ 2021 disaat pandemi covid dengan ketentuan sebagai berikut :
 

  • Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/ 2021 di daerah yang mengalami tingkat penyebaran Covid-19 tergolong tinggi (zona merah dan zona oranye) agar dilakukan di rumah masing-masing sejalan dengan Fatwa MUI dan ormas-ormas Islam lainnya.
  • Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/ 2021 dapat diadakan di masjid dan lapangan hanya di daerah yang dinyatakan aman dari Covid-19  yaitu zona hijau dan zona kuning berdasarkan penetapan pihak berwenang.
  • Dalam hal shalat Idul Fitri dilaksanakan di masjid dan lapangan, wajib memperhatikan standar protokol kesehatan COVID secara ketat dan mengindahkan ketentuan sebagai berikut :
 
    • Shalat Idul Fitri dilakukan sesuai rukun shalat dan khutbah Idul Fitri diikuti oleh seluruh jemaah yang hadir;
    • Jemaah shalat Idul Fitri yang hadir tidak boleh melebihi 50 % dari kapasitas tempat agar memungkinkan untuk menjaga jarak antarshaf dan antarjemaah;
    • Panitia shalat Idul Fitri dianjurkan menggunakan alat pengecek subuh (thermogun) dalam rangka memastikan kondisi sehat jemaah yang hadir;
    • Bagi para lansia (lanjut usia) atau orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan, disarankan tidak menghadiri shalat Idul Fitri di masjid dan lapangan;
    • Seluruh jemaah agar tetap memakai masker selama pelaksanaan shalat Idul Fitri dan selama menyimak Khutbah Idul Fitri di masjid dan lapangan;
    • Kutbah Idul Fitri dilakukan secara singkat dengan tetap memenuhi rukun khutbah paling lama 20 menit;
    • Mimbar yang digunakan dalam penyelenggaraan shalat Idul Fitri di masjid dan lapangan agar dilengkapi pembatas transparan antara khatib dan jemaah;
    • Seusai pelaksanaan shalat Idul Fitri jemaah kembali ke rumah dengan tertib dan menghindari berjabat tangan dengan bersentuhan secara fisik.

33

Berita Terkait