Kamis 24 September 2020

Berita

Pengamatan Hilal Awal Syawal di Kepri Terhalang Cuaca Mendung dan Hujan

22-05-2020


* Pengamatan Hilal Awal Syawal di Kepri Terhalang Cuaca Mendung dan Hujan

Tanjungpinang (Humas)_Pengamatan hilal awal Syawal yang dilakukan hari ini, Jumat (22/5/2020) di Kepulauan Riau terhalang cuaca yang mendung. Mendukung menggelayut sejak tengah hari dan di sore hari hujan mengguyur kota Tanjungpinang dengan lebat. Cuaca yang hujan disertai angin menghambat pengamatan hilal yang dilakukan di Bukit Cermin Tanjungpinang. 

Pemantauan hilal atau rukyatulhilal untuk menentukan awal Syawal 1441 H Hijriah dilakukan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepulauan Riau bersama BMKG Tanjungpinang, MUI dan sejumlah pihak yang dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. 

BMKG Tanjungpinang mencatat Ijtima baru akan terjadi pada Sabtu, 23 Mei 2020 pukul 00.39 WIB. Sementara pada Sabtu besok, waktu terbenam matahari baru terjadi pada pukul18.04 WIB dan waktu terbenam bulan pada pukul 18.37 WIB dengan tinggi bulan 6 derajat 49 menit. 
"Cuaca tidak mendukung karena mendung dan hujan, hilal tidak kelihatan, karena juga hari ini belum terjadi Ijtima", ujar Wira, perwakilan BMKG Tanjungpinang. 

Berdasarkan pengamatan citra satelit infrared yang dimiliki BMKG Tanjungpinang, pada 22 Mei 2020 pukul 15.20 WIB wilayah udara Tanjungpinang terdapat banyak awan-awan menengah tinggi. "Kami prediksi sore seharusnya cerah berawan, tetapi faktanya hujan," ujarnya lagi. 

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Kepri Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH,.MA dalam arahannya mengatakan rukyatul hilal merupakan amanat yang harus dilaksanakan meskipun dengan protokol kesehatan yang ketat. 

"Kita datang ke lokasi dengan dicek suhu tubuhnya kemudian diwajibkan memakai masker, sarung tangan, dan dengan jumlah peserta yang sangat terbatas untuk menjaga penyebaran virus COvid-19," kata Kakanwil.

"Kondisi hujan cukup lebat, namun Ijtima baru akan terjadi pada Sabtu 23 Mei 2020 maka kita wajib menunggu keputusan pemerintah yang sedang melakukan sidang Isbat," tambahnya. 

"Saya mengikuti kegiatan pengamatan hilal sudah puluhan kali tetapi belum sekali pun berhasil melihat hilal, semoga ke depan kita diberikan kemudahan untuk memantau hilal sehingga terlihat," ucapnya. 

"Kami terus mengimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan salat Idul Fitri di rumah saja dengan keluarga inti untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Tidak melakukan kegiatan kunjung mengunjung," pesan Kakanwil. 

"Terakhir saya sebagai pribadi maupun kepala kanwil mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1441 H, mohon maaf lahir dan bathin," pungkasnya. 
 

144

Berita Terkait