Selasa 13 November 2018
Ats-tsulatsa 4 Rabiul Awal 1440

Berita

Pendaftaran Online CPNS Resmi Ditutup, Terdapat 1.135 Pendaftar Untuk Kanwil Kemenag Kepri

16-10-2018


* Kasubbag Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kemenag Kepri H. Muhammad Widarto mengatakan jumlah pelamar yang melakukan registrasi secara online sejumlah 1.135 dengan jumlah berkas yang sudah masuk sebanyak

Senggarang (Inmas)-Masa pendaftaran online Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Agama RI resmi ditutup tadi malam, Senin (15/10) tepat pukul 23.59 WIB. Pengaturan ulang jadwal penutupan ini dilakukan secara otomatis terpusat oleh Panselnas.

Ketika dimintai komentarnya Kasubbag Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kemenag Kepri H. Muhammad Widarto mengatakan jumlah pelamar yang melakukan registrasi secara online sejumlah 1.135 dengan jumlah berkas yang sudah masuk sebanyak 691 berkas pelamar.

“Berkas lamaran akan terus masuk karena jadwal penerimaan dokumen (berkas) lamaran oleh panitia sesuai ketentuan sampai tanggal 20 Oktober 2018 pukul 16.00 WIB,” kata Widarto di ruangannya.

Widarto menjelaskan dari 1.235 pelamar online rinciannya adalah Guru Alquran Hadist 25 pelamar, Guru Aqidah Akhlak 36 pelamar, Guru Bahasa Arab 39 pelamar, Guru Bahasa Indonesia 67 pelamar, Guru Bahasa Inggeris 59 pelamar, Guru Ekonomi 49 pelamar, Guru Fiqih 55 pelamar, Guru Kelas 71 pelamar, Guru IPA 52 pelamar, Guru IPS 61 pelamar, Guru Kimia 38 pelamar, Guru Matematika 87 pelamar, Guru Penjaskes 98 pelamar, Guru Sejarah 17 pelamar, Guru SKI 31 pelamar, Guru Seni Budaya 22 pelamar, Guru Sosiologi 25 pelamar, Penghulu 64 pelamar, Penyuluh 45 pelamar, Analis Ortala 45 pelamar, Arsiparis 33 pelamar, Pengelola Barjas 56 pelamar, Pranata Humas 19 pelamar, dan Pranata Komputer 40 pelamar.

Menurut Widarto, berdasarkan Permen PAN Nomor 49 Tahun 2018 tentang Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkungan Kementerian Agama Tahun 2018 terdapat formasi khusus bagi penyandang disabilitas dan putra-putri Papua dan Papua Barat, namun hingga pendaftaran online ditutup belum ada yang mendaftar.

“Pelaksanaan Test direncanakan akan dilaksanakan di Tanjungpinang, tapi kami masih menunggu koordinasi dari BKN. Karena lokasi CAT akan ditentukan oleh BKN dan dipastikan setiap provinsi ada tempatnya,” ujar Widarto.

Sampai saat ini menurut Widarto, BKN sendiri masih dalam tahap lelang untuk infrastruktur yang akan digunakan untuk CAT. “Kami menunggu petunjuk BKN dan lokasinya di ibu kota provinsi dan akan digabung dengan instansi lainnya. Untuk jadwal CAT akan dilaksanakan pada 26 Oktober – 17 Nopember 2018,” ucapnya.

 “Bagi pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, akan diikutsertakan pada Seleksi Komptensi Dasar (SKD) dengan basis CAT. Setelah SKD peserta akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB),” pungkasnya. (hatiman)

230

Berita Terkait