Minggu 20 Juni 2021

Berita

Narasumber KIIS Seri 32, Kakanwil Kemenag Kepri Bahas ASN Berintegritas dan Inovasi Pelayanan Publik

28-04-2021


* Narasumber KIIS Seri 32, Kakanwil Kemenag Kepri Bahas ASN Berintegritas dan Inovasi Pelayanan Publik

Tanjungpinang (Humas) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I diberikan amanah untuk menjadi narasumber dalam KIIS Seri 32, Rabu, 28 April 2021. Kegiatan virtual yang diselenggarakan secara rutin oleh Inspektorat Kemenag RI ini bertema ASN, Integritas dan Inovasi Pelayanan Publik.

Hadir Keynote Speaker Khairunas, Inspektur Investigasi Inspektorat Jenderal Kemenag RI dan 2 narasumber lainnya yakni Moh. Roqib Rektor IAIN Purwokerto dan Donna Aprilida Badroen Biro Ortala Setjen Kemenag RI.

Memulai materi, Kakanwil mengatakan Menag minta ASN Kemenag kuasai literasi digital. Hal tersebut dikarenakan perkembangan teknologi saat ini melahirkan cara baru dalam menyelesaikan pekerjaan di berbagai sektor. Segala aspek kehidupan dituntut untuk bersaing menunjukkan yang terbaik, termasuk didalam pemerintahan.

“Terlebih lagi dalam situasi pandemi Covid 19 seperti ini memaksa penyesuaian dalam berbagai hal, termasuk bagaimana menyelesaikan pekerjaan dari rumah”, ujar Kakanwil.

Kakanwil menyebutkan ada 3 arahan kebijakan Kementerian Agama Tahun 2021, diantaranya moderasi beragama, tranformasi digital dan good governance. Untuk itu menurutnya, transformasi digital harus segera di realisasikan disetiap kantor pemerintahan khususnya Kemenag.

Selain itu, Kakanwil mengatakan strategi pemerintah mempersiapkan talenta ASN menghadapi era digital melalui 6P, meliputi perencanaan; perekrutan dan seleksi; pengembangan kapasitas; penilaian kinerja dan penghargaan; promosi, rotasi, dan karier; serta peningkatan kesejahteraan.

Lebih lanjut ASN dituntut menanamkan nilai-nilai dan indikator integritas, diantaranya kejujuran, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, kemampuan bekerjasama dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Hal ini dikarenakan pembangunan integritas ASN merupakan bagian dari pembangunan zona integritas dan pembangunan sistem merit dalam manajemen ASN sebagai bagian integral dalam rencana aksi Reformasi Birokrasi Nasional yang tertuang dalam Permenpan RB 60/2020 tentang pembangunan integritas ASN.

Untuk itu, Kakanwil menuturkan ASN yang berintegritas salah satunya ialah mampu memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas. Sehingga diperlukan inovasi dalam pelayanan publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kanwil Kemenag Kepri secara perlahan sudah lakukan digitalisasi seperti tanda tangan elektronik, scan dokumen-dokumen yang ada dan peningkatan pelayanan lainnya misalnya di KUA, ketika adanya persyaratan surat menyurat di KUA sudah bisa dikirim melalui email, tidak harus tatap muka”, tutur Kakanwil.

Donna Aprilida Badroen, Biro Ortala Setjen Kemenag RI mengatakan inovasi pelayanan publik dibentuk agar memudahkan pelayanan kepada masyarakat. “Inovasi tidak harus baru, namun dengan peningkatan yang lebih baik. Bisa di replikasi dari sekitar namun sesuaikan dengan lingkungan kita”, ucap Donna.

Donna mengatakan pelayanan publik sebagai kunci karena kualitas pelayanan publik sebagai hasil interaksi antara sistem, SDM, dan strategi pelayanan serta kebutuhan masyarakat harus berorientasi hasil, menjawab kebutuhan mendasar, cepat, murah dan memudahkan masyarakat.

Selain itu Ia juga mengingatkan pelayanan yang dibuat harus ringkas, efisien, adanya monitoring dan evaluasi serta pemeringkatan pelayanan publik dengan bekerja sama dengan masyarakat. “Kita butuh forum komunikasi dengan masyarakat agar kita tahu pelayanan yang kita lakukan sudah maksimal atau belum”, tutupnya.
 

60

Berita Terkait