Minggu 17 Januari 2021

Berita

MTs MU Kawal Jadi Peserta Sosialisasi Penyebarluasan Koleksi Museum Bahari Bintan

23-11-2020


* MTs MU Kawal Jadi Peserta Sosialisasi Penyebarluasan Koleksi Museum Bahari Bintan

(Kemenag Bintan) – Siswa-siswi MTs Miftahul Ulum (MU) Kawal menjadi peserta pada kegiatan Sosialisasi Penyebarluasan Koleksi Museum Bahari yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan pada Kamis (19/11/2020). Pada kegiatan yang berlokasi di Hello Bintan Beach Kecamatan Gunung Kijang, Siswa/i MTs MU Kawal yang berjumlah 50 orang didampingi oleh Kepala Madrasah: Adrian Riadi, S.Pd. beserta guru pendamping.

Kegiatan berjalan dengan tetap mematuhi Protokol Pencegahan Penularan Covid-19. Jumlah 50 orang peserta sesuai dengan jumlah maksimal dalam sebuah kegiatan di masa pandemi Covid-19. Masker tetap dikenakan oleh semua hadirin selama berjalannya acara.

Dari informasi yang didapat dari Sosialisasi tersebut, kegiatan Ini digagas bertujuan untuk mensosialisasikan Penyebarluasan Koleksi Museum Bahari sebagai edukasi kepada siswa/i serta  mengenalkan sejarah dan nilai budaya tentang kebaharian yang terkandung didalamnya. Koleksi yang dapat ditemui di Museum Bahari beraneka ragam, mulai dari berbagai jenis alat tangkap Nelayan tradisional, transportasi laut, miniatur rumah di kawasan pesisir sampai dengan suku dan Budaya, serta masih banyak lagi lainnya. Museum  ini dibuka untuk umum dan bisa dikunjungi kapan saja tanpa dipungut biaya untuk memudahkan bagi siapa saja untuk berkunjung kesana.

Secara terpisah, Kepala Madrasah MTs MU Kawal, Adrian menyampaikan bahwa Sosialisasi ini sangat baik diberikan kepada anak didik, karena menambah wawasan mereka terkait kebaharian. “Sesuai namanya, Kepulauan Riau adalah Provinsi yang memiliki banyak pulau yang erat kaitannya dengan kehidupan kebaharian. Generasi muda kita perlu mengetahui hal ini, setidaknya mereka mendapat wawasan baru mengenai sejarah dan budaya kebaharian yang ada di tempat mereka tinggal dari menyaksikan secara langsung koleksi yang disimpan di Museum Bahari. Lebih lanjut, jika hal ini dapat  membentuk pondasi pemikiran mereka tentang masa depan Bahari di Kepulauan Riau, khususnya Bintan.” Ungkapnya. (adrian/amilia)
 

173

Berita Terkait