Senin 20 Mei 2019
Al-Itsnain 15 Ramadhan 1440

Berita

Memotivasi Guru dan Menguji Kemampuan Siswa, Kepala Kemenag Lingga Langsung Kunjungi Sekolah

12-04-2019


* H.M.Nasir,S.Ag,MH sedang berbincang dengan siswa dan guru

(Kemenag Lingga) – Usai memimpin apel pagi, Kepala Kantor Kementerian Agama Lingga meluangkan waktunya untuk bertatap muka dan bertemu langsung dengan Guru Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 003 Daik. Sekolah Dasar yang memperoleh predikat sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten ini memang rapi, bersih dan indah.

Dalam kunjungannya, H.M. Nasir, S.Ag,M.H bertemu langsung Kepala SDN 003, Wirnata, S.Pd dan 2 (dua) orang Guru PAI, Ina Maryani dan Rafeah. Dalam bincang singkatnya, H.M. Nasir, S.Ag,M.H bertanya tentang prestasi anak-anak SD Negeri 003 dalam bidang agama. “Keberhasilan dalam pendidikan agama dapat kita lihat dari terampilnya anak-anak. Terutama dalam praktek di kehidupan sehari-hari. Jadi, kita perlu mendesain even-even kecil, seperti lomba keterampilan agama. Kita berikan apresiasi kepada siswa agar lebih termotivasi. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) harus mampu menggali potensi peserta didiknya,”ungkapnya.

“Tidak ada alasan anak-anak kita tidak bisa baca Quran. Disini perlu dibangun komunikasi dan komitmen bersama orang tua. Target kita di penghujung tahun 2020, Lingga harus bebas buta aksara Quran. Nanti kita launching bersama Bapak Bupati Lingga,”ucapnya.

“Lakukan evaluasi secara berkala terhadap kemajuan belajar agama anak-anak. Jika, masih kekurangan jam pelajaran agama bisa disiasati dengan membuat ekstrakurikuler. Buat edaran untuk orang tua murid agar bersama-sama membangun komitmen untuk menambah pengetahuan agama serta mampu mempraktekkan di dalam kehidupan sehari-hari,”tambahnya lagi.

Menurut salah seorang Guru PAI, yaitu Ina Maryani mengungkapkan ia pernah membuat terobosan seperti itu, pihak sekolah sangat mendukung. “Hanya diawal-awal saja kegiatan ekskul agama ini ramai, setelah itu makin berkurang. Berbagai alasan yang disampaikan oleh anak-anak maupun orang tua, ada yang les sore, latihan olahraga dan sebagainya. Kemudian kita juga buat program hafalan, tapi sangat sulit bagi anak-anak kita untuk mengikutinya. Mohon petunjuk dan arahannya, Pak,”pinta Ina Maryani.

Wirnata, sang kepala sekolah mengatakan ada himbauan agar sebelum masuk jam belajar diminta kepada siswa untuk terlebih dahulu membaca Quran. “Sampai sekarang kita belum menerima edaran resminya. Pada prinsipnya kita sangat mendukung, hanya konsekwensinya harus ada tambahan jam pelajaran. Semoga dalam waktu dekat ada edaran untuk itu dari Dinas Pendidikan,”ungkapnya.

Usai  berbincang dengan guru PAI dan Kepala Sekolah, Kepala Kemenag Lingga langsung melihat Kegiatan Belajar Mengajar di kelas. Beliau memberikan hadiah sagu hati kepada para siswa yang dapat menjawab pertanyaan yang ia lontarkan. Setelah berkunjung ke SD Negeri 003 Daik, Kepala Kemenag Lingga langsung berkunjung ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Lingga. Pesan yang sama ia sampaikan kepada murid dan Guru Pendidikan Agama Islam. Pokoknya, Lingga harus bebas buta aksara pada 2020 mendatang. Kepala Kemenag sengaja memanfaatkan waktu senggang untuk berkunjung langsung. Karena kalau menunggu guru-guru dikumpulkan sangat sulit untuk menentukan waktunya. (zaid)

59

Berita Terkait