Berita

KUA Bunguran Barat Ambil Peran Strategis, Moderatori Kajian “Pentingnya Shalat dan Al-Qur’an” di Pesantren Kilat Remaja Sedanau

03-03-2026 15:56:21


* Pesantren Kilat di Sedanau

KUA Bunguran Barat (HUMAS) --- Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat kembali menunjukkan peran aktifnya dalam pembinaan umat dengan terlibat sebagai moderator pada kegiatan Pesantren Kilat Remaja bertajuk “Pentingnya Shalat dan Al-Qur’an”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (28/2) pukul 08.30–10.30 WIB di Masjid Adz Dzikra, Kelurahan Sedanau.

Kegiatan tersebut menghadirkan Akmaludin, sebagai pemateri, sementara staf KUA Bunguran Barat, Harjono, dipercaya memandu jalannya diskusi. Turut hadir para peserta remaja serta panitia pelaksana pesantren kilat yang sebelumnya telah resmi dibuka oleh Kepala KUA Bunguran Barat.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa shalat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi fondasi utama dalam membentuk kepribadian muslim yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kontrol diri. Sementara Al-Qur’an ditegaskan sebagai pedoman hidup yang harus menjadi rujukan dalam berpikir, bersikap, dan mengambil keputusan di tengah tantangan zaman.

Peran moderator dari KUA Bunguran Barat terlihat aktif dalam menghidupkan suasana forum. Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang mendorong peserta untuk menyampaikan pengalaman serta kendala mereka dalam menjaga konsistensi ibadah.

Dalam kesempatan tersebut, Harjono menegaskan pentingnya kesadaran beragama sejak usia remaja. “Shalat dan Al-Qur’an bukan hanya kewajiban, tetapi kebutuhan jiwa. Kalau dua ini dijaga, insyaAllah kehidupan remaja akan lebih terarah, memiliki kontrol diri yang kuat, dan terhindar dari pengaruh negatif lingkungan,” ujarnya di hadapan peserta.

Ia juga menambahkan bahwa pembinaan seperti ini merupakan bagian dari tanggung jawab KUA dalam membentuk generasi yang tidak hanya paham agama secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata.

Kegiatan ini bertujuan menyadarkan remaja akan urgensi menjaga kualitas shalat lima waktu dan membangun kedekatan dengan Al-Qur’an sebagai sumber nilai dan solusi kehidupan. Peserta diajak untuk tidak hanya meningkatkan kuantitas ibadah, tetapi juga kualitas pemahaman dan penghayatan.

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi serta komitmen yang disampaikan di akhir sesi. Beberapa peserta menyatakan kesiapan untuk mulai memperbaiki kedisiplinan shalat dan menambah waktu interaksi dengan Al-Qur’an setiap hari.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat. Hasil yang diharapkan dari sesi ini adalah tumbuhnya kesadaran dan komitmen peserta untuk mengamalkan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Keterlibatan KUA Bunguran Barat sebagai moderator dalam kajian ini kembali menegaskan bahwa peran KUA tidak terbatas pada pelayanan administrasi keagamaan semata, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pembinaan spiritual umat. Melalui sinergi bersama pengurus masjid dan panitia pesantren kilat, KUA terus berupaya menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan generasi muda serta memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pendidikan dan pembinaan keagamaan di wilayah Sedanau..
 

23

Berita Terkait



Copyright 2022 © Versi 3.1 Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Kepulauan Riau .