Jumat 19 Juli 2019
Al-Jumuah 16 Dzulka'dah 1440

Berita

Kemenag Lingga : Hindari KDRT,Jalankan Fungsi Pendidikan Informal

17-06-2019


* H.M.Nasir,S.Ag, M.H menjadi Narasumber Sosialisasi Penghapusan KDRT

(Kemenag Lingga)-- Kekerasan dalam rumah tangga merupakan persoalan krusial. Terbangunnya sebuah rumah tangga harus dibekali dengan ilmu pengetahuan.

Tidak mudah membangun rumah tangga karena dinamika kehidupan. Ada 4 (empat) tantangan global dalam revolusi yang takkan mampu kita tolak, yakni : teknologi, informasi, sosial serta moral.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kemenag Lingga dalam Kegiatan Sosialisasi Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang digelar oleh Dinsos Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lingga.

Orang tua harus banyak belajar karena menghadapi tantangan global. "Hidupkan pendidikan informal di rumah tangga. Jangan sampai lalai, karena 4 (empat) tantangan global tadi harus kita kendalikan jangan sampai kita yang dikendalikan,"pesan H.M.Nasir,S.Ag,MH

"Pergaulan di dunia nyata dapat dengan mudah kita deteksi, tapi pergaulan di dunia maya ini sangat berbahaya,"tambahnya.

Beliau menegaskan, bukan hanya persoalan anak, tapi suami/istri harus mereview kembali melalui pola didik islami.

"Bangun komunikasi efektif di rumah. Hindari berbantah-bantahan di depan anak. Oleh karena itu, semua fungsi kehidupan dalam sendi rumah tangga harus jadi perhatian bersama. Sehingga kekerasan KDRT tidak akan terjadi,"tuturnya lagi.

Contoh yang baik kepada keluarga adalah kehidupan berlandaskan al quran, rumah tangga berasaskan kasih sayang, mengetahui aturan berumah tangga, menghormati dan mengasihi ibu bapak, menjaga hubungan kerabat dan ipar.

Rumah tangga tradisional dan rumah tangga global sangat jauh perbedaannya. Butuh persiapan matang dari semua unsur rumah tangga agar terhindar dari kekerasan dan terciptanya kebahagiaan yang hakiki.(zaid)

34

Berita Terkait