Selasa 07 Juli 2020

Berita

Kasubbag TU Bersama Bendahara Kantor Kemenag Bintan Gelar Rapat via Daring Bahas Laporan Pencairan THR Jelang Idulfitri 1441 H

20-05-2020


* Bendahara Kantor Kemenag Bintan Gelar Rapat via Daring Bahas Laporan Pencairan THR Jelang Idulfitri 1441 H

(Kemenag Bintan) – Senin (18/05/2020), 6 bendahara Satuan Kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bintan menghadiri rapat membahas laporan pencairan THR (Tunjangan Hari Raya) menjelang Hari Raya Idulfitri 1441 H. Mereka adalah Bendahara Sekretariat Jenderal/Setjen (418182) sekaligus merangkap Bendahara Bimas Kristen (418185), Bendahara Bimas Islam (418183), Bendahara Pendidikan Islam/Pendis (418184), Bendahara Bimas Budha (418186), dan Bendahara Penyelenggara Haji dan Umroh/PHU (418187).

Rapat yang dilaksanakan secara daring melalui video conference aplikasi Zoom Cloud Meeting ini dipandu oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan turut dihadiri oleh Bendahara Madrasah dan beberapa Kepala Seksi. Dalam sambutannya, Kasubbag TU: H. Syahjohan, S.Ag.,M.Si. menyampaikan pesan dari Kepala Kantor Kemenag Bintan: H. Erman Zaruddin, M.M.Pd. agar para bendahara memantau sudah sejauh mana SPM (Surat Perintah Membayar) mengenai gaji ke 14 atau THR (Tunjangan Hari Raya) Kantor Kemenag Bintan.

Secara umum, dalam rapat tersebut para bendahara melaporkan bahwa mereka telah memasukkan SPM THR ke KPPN Tanjungpinang. Lebih rinci, Bendahara Pendis mengatakan bahwa THR untuk PNS dan PPNPN (Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri) sudah dicairkan, sedangkan Tunjangan Kinerja (Tukin) guru baru akan dimasukkan ke KPPN setelah cuti bersama Idulfitri 1441 H. Hal ini diamini oleh bendahara MIN di Kabupaten Bintan yang mengatakan bahwa THR sudah masuk ke rekening pada hari Jumat, 15 Mei 2020.

Sementara itu, Bendahara PHU menyampaikan bahwa THR untuk jajaran penyelenggara haji dan umroh juga sudah masuk ke rekening masing-masing, dan saat ini sedang mempersiapkan gaji induk di bulan Juni. Lain hal dengan Seksi Bimas Islam, THR untuk jajarannya masih sedang dalam proses pencairan.

“Untuk laporan dari Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, SPM pengajuan sudah dinaikkan untuk ditanda tangani. Pencairan yang sudah dilakukan di seksi PD Pontren ini adalah pencairan dana BOS PPS Ula Semester I untuk Ponpes Ibnu Katsir Bintan, dan 2 SPM pencairan BOS PPS Wustha Semester I untuk POnpes Darussalam Bintan dan Ponpes Khadimul Ummah Kepri.” Lapor Amat Daim, S.Pd.I, selaku staf Seksi PD Pontren yang hadir dalam rapat daring tersebut.

“Untuk Bimas Budha sudah mencairkan anggaran rutin dalam bentuk GU setiap bulannya, gaji dan Tunjangan Profesi Guru untuk 2 guru PNS dan 1 guru Non PNS sudah kita cairkan juga untuk periode Januari sampai dengan Maret. Demikian pula untuk THR, intinya menjelang lebaran ini di Bimas Budha sudah tidak ada utang kepada pegawai Bimas Budha.” Ujar Muhammad Saifullah S.Pd.I, Bendahara Bimas Budha juga juga sebagai pengelola keuangan Pendis.
Terakhir, laporan dari Perencana Setjen: Deri Syukrial, S.HI yang menyampaikan bahwa total persentase pencairan anggaran tahun 2020 di masing-masing unit organisasi hingga saat ini adalah Setjen sebanyak 49%, Bimas Islam sebanyak 32%, Bimas Kristen sebanyak 27%, Bimas Budha sebanyak 29 %, Pendis sebanyak 32%, dan PHU sebanyak 31.25%, sehingga jika dirata-ratakan semuanya adalah 30%.

Di akhir rapat, Syahjohan menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi dari Kakankemenag Bintan kepada Bendahara Setjen sekaligus Bimas Kristen: Siti Sundari, S.E., M.AB, atas pencapaiannya sebagai pelapor LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) tercepat dan akurat periode tahun 2019 dan triwulan I tahun 2020 versi KPPN Tanjungpinang. Menurutnya hal ini sesuai dengan motto kerja Kantor Kemenag Bintan yaitu Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas, Kerja Ikhlas. Johan berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi bendahara yang lain untuk menorehkan pencapaian yang sama.

Sebelum menutup rapat, Syahjohan mengingatkan agar para pegawai Kantor Kemenag Bintan rutin mengumpulkan laporan Work From Home (WFH) yang sudah memasuki periode ke 6 untuk melengkapi administrasi dan sebagai bukti kerja. Pada saat itu, Kakankemenag Bintan tidak dapat menghadiri rapat daring tersebut karena di saat yang sama Kakankemenag Bintan menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri Bintan yang berlokasi di Bintan Buyu dan dilanjutkan dengan menghadiri video conference dari BDK (Balai Diklat Keagamaan) Sumatera Barat. (amilia)
 

135

Berita Terkait