Selasa 17 Mei 2022

Berita

Kanwil Kemenag Kepri Gelar Halal bi Halal dan Pembinaan Pegawai

14-05-2022


* Kanwil Kemenag Kepri Gelar Halal bi Halal dan Pembinaan Pegawai

Tanjungpinang (Humas)_Keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan kegiatan halal bi halal yang disejalankan dengan pembinaan pegawai, Jumat, 13 Mei 2022 di aula Kanwil Kemenag Kepri Jalan Daeng Kemboja Km. 15 Tanjungpinang. 

Sejumlah undangan hadir seperti Kepala Kemenag Bintan dan Tanjungpinang, para pejabat administrator dan seluruh pegawai dengan protokol kesehatan. 

Kepala Kanwil Kemenag Kepri, H. Mahbub Daryanto mengatakan tim penilai internal dari Inspektorat Jenderal Kemenag RI melakukan evaluasi pembangunan ZI WBK/WBBM di satker Kanwil Kemenag Kepri. Beberapa aspek yang menjadi penilaian tim antara lain Renstra hingga perjanjian kinerja. 

Dengan kedatangan tim inspektorat diharapkan dapat diakomodir kepentingan penilaiannya selama berada di Kepri yang merupakan langkah terakhir penilaian internal menjelang penilaian eksternal oleh Menpan RB. Setelah WBK berhasil maka akan langsung didorong untuk melaksanakan WBBM. 

Dari 34 Kanwil Kemenag se Indonesia yang ada baru Bali yang meraih WBK dan tabun ini hanya Kanwil Kemenag DIY dan Kepri yang berhasil diusulkan untuk dilakukan penilaian oleh Menpan RB. 

Kakanwil menjelaskan perlunya updating pemberangkatan jemaah haji terutama yang berasal dari Embarkasi Batam. 

“7 program prioritas Kemenag diwujudkan dengan implementasi berbagai inovasi yang paling mendasar terutama terkait dengan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai contoh transformasi digital dilakukan dengan implementasi layanan keagamaan kepada masyarakat dengan memanfaatkan teknologi digital. Contoh lainnya program moderasi beragama dilakukan insersi pemahaman moderasi beragama. Demikian pula terkait dengan manasik haji sepanjang masa yang diinsersi dengan pemahaman moderasi beragama,” kata Kakanwil menjelaskan. 

Kakanwil terus mengingatkan jajarannya agar semua program yang telah dilakukan saatnya dilakukan pengukuran oleh Itjen Kemenag RI dalam rangka piloting pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM. Kakanwil juga menyinggung kembali perjanjian kinerja terkait dengan realisasi anggaran yang belum mencapai target. Sesuai dengan perjanjian kinerja sampai pada TW III maka wajib mencapai realisasi anggaran sebesar 75%.

Terkait dengan program pengembangan pendidikan, Kakanwil meminta untuk dapat dibangun madrasah bertaraf internasional. Kemungkinannya akan dibangun di Batam atau Batam.

“Seluruh pegawai juga perlu dilakukan pemetaan kompetensinya dalam penguasaan teknologi. Berapa pegawai yang cuma bisa MS office, berapa pegawai yang bisa menguasai aplikasi tambahan, berapa jumlah pegawai yang menguasai jaringan, dan seterusnya. Pemetaan dilakukan untuk mempercepat prosea kerja. Jangan ada lagi pegawai yang duduk di zona aman dan nyaman dan tak ada lagi pegawai yang kerjanya hanya nemani temannya bekerja. Jangan malu, jangan gengsi untuk kebaikan organisasi,” imbuhnya. 

25

Berita Terkait