Selasa 19 Oktober 2021

Berita

Kantor Kemenag Bintan Gelar Pendampingan Pengisian Data EMIS 4.0 Kepada Operator

15-09-2021


* Kantor Kemenag Bintan Gelar Pendampingan Pengisian Data EMIS 4.0 Kepada Operator

(Kemenag Bintan) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bintan melalui Seksi Pendidikan Madrasah menggelar sosialisasi dan validasi data EMIS (Education Management Information System) Tahun Pelajaran (TP) 2021—2022. Kegiatan diisi oleh Undra Deson selaku Pranata Komputer Ahli Muda pada Seksi Kelembagaan dan Sistem Informasi Madrasah Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kepri dan dihadiri oleh 38 operator EMIS di RA (Raudhatul Athfal) dan madrasah se- Kabupaten Bintan.

Membuka kegiatan, Kepala Kantor Kemenag Bintan, H. Erman Zaruddin, berharap kepada operator agar dapat memahami pengisian data EMIS 4.0. Ia berpesan agar operator agar jangan menganggap remeh pengisian data dan dapat mengisi data dengan benar.

“Gabung ke grup operator EMIS supaya tidak ada informasi yang terlewati. Isi data dengan benar, jangan menganggap remeh, karena salah memberi data maka akan menimbulkan kesalahan pelaksanaan dan kesalahan pengambilan kebijakan,” kata Erman di Aula Kantor Kemenag Bintan, Selasa (14/9/21).

“Perubahan data harus segera diupdate. Peran operator sangat penting dalam memajukan madrasah, baik di tingkat RA (Raudhatul Athfal) sampai ke Madrasah Aliyah. Madrasah yang maju maka anak didik juga akan maju. Kita merupakan bagian dari madrasah, upaya memajukan madrasah sama dengan memajukan ilmu pendidikan,” lanjutnya yang saat itu didampingi oleh Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah, Hj. Khotijah.

Kemudian Erman memberi motivasi motto kerja yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas kepada para operator. Ia mengingatkan operator untuk bekerja secara cerdas dengan langsung mencari solusi ketika menemukan kendala dalam penginputan data tanpa harus menunggu bantuan.

“Jika kendalanya sinyal internet segera cari lokasi yang ada fasilitas Wifi. Kerja cerdas itu juga mempunyai batasan waktu dan target kerja. Memiliki strategi yang bisa dilakukan untuk menuntaskan pekerjaan sesuai batasan waktu dan target. Dapat menyesuaikan diri dengan perubahan, karena PR (pekerjaan rumah) kita adalah harus cepat menyesuaikan diri dengan peruahan yang terjadi,” Pungkasnya.

Kemudian kegiatan diisi oleh Undra Deson. Mengawali pemaparannya, ia mengatakan bahwa jumlah siswa yang belajar di sekolah mempengaruhi BOP (Bantuan Operasional) yang diterima sekolah.

Kemudian Deson menginstruksikan para operator untuk praktik langsung membuka aplikasinya untuk penginputan data EMIS 4.0 terbaru. Deson menambahkan, jika data tahun 2020--2021 tidak dimasukkan ke EMIS 4.0 maka pada tahun 2021--2022 tidak bisa membuat yang baru karena data ini bersifat berkelanjutan.

“Saat ini pendataan EMIS 4.0 diarahkan ke live agent. Fitur lebih lengkap dan terhubung dengan dapodik sekolah umum. Pada EMIS 4.0 terdapat akun Kepala Sekolah. Para Kepala Madrasah diberikan akses untuk melakukan konfirmasi data kelembagaan. Ini menjadi bagian reformasi madrasah yang sedang dilakukan Kemenag,” ujar Deson.

Sebagai informasi, EMIS 4.0 merupakan sistem pendataan pendidikan terbaru yang lebih baik dan andal dengan didukung oleh teknologi yang lebih mutakhir guna revitalisasi dan pengembangan madrasah. Sistem EMIS 4.0 ini dikeluarkan oleh Ditjen Pendidikan Islam Kemenag untuk pengelolaan data pendidikan melalui semua jenjang Paud,dasar, menengah hingga pendidikan perguruan tinggi. (amilia)
 

97

Berita Terkait