Minggu 20 Juni 2021

Berita

Kakanwil Kemenag Kepri Serahkan Santunan Ramadan

09-05-2021


* Kakanwil Kemenag Kepri Serahkan Santunan Ramadan

Kakanwil Kemenag Kepri Serahkan Santunan Ramadan

Tanjungpinang (Humas)_Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau Dr. H. Mahbub Daryanto, M.PdI secara simbolis menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa di Masjid Al Khaif Kanwil Kemenag Kepri, Sabtu, 8 Mei 2021. Hadir dalam kesempatan tersebut para pejabat eselon III dan IV dan DKM Masjid Al Khaif dengan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan diawali dengan salat Isya, Tarawih dan Witir secara berjamaah. 

Dalam laporannya, Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Kepri Drs. H. Edi Batara mengatakan sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Agama No. 5 Tahun 2021, Kanwil Kemenag Kepri sudah melaksanakan pengawasan implementasi protokol kesehatan secara langsung ke beberapa titik rumah ibadah di Kepulauan Riau. 

Hingga saat ini, tidak ditemukan cluster baru infeksi Covid-19 di rumah ibadah khususnya masjid. "Seluruh jemaah sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai ketentuan pemerintah dan kami akan melakukan pantauan hingga menjelang Idulfitri," kata Edi Batara.  

Selain melakukan pengawasan, kata Edi Batara, juga dibagikan masker, sembako, sanitizer dan Alquran kepada jemaah dan pengurus masjid yang dikunjungi.  

"Selanjutnya kita juga sudah membagikan paket sembako kepada tenaga honorer di kantor. Malam ini santunan diberikan kepada anak yatim dan dhuafa sebanyak 34 paket," sebut Edi Batara. 

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Kepri, Mahbub Daryanto dalam arahannya mengucapkan terima kasih atas inisiatif untuk memberikan bantuan dalam rangka berbagi kebahagiaan sebagai rasa syukur atas berkah Ramadan dan Idul Fitri 1442 H.

Kakanwil memastikan selama Ramadan tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan di Kepulauan Riau. "Dan semoga Allah akan mencatat sebagai amal kebajikan. Janji Rasulullah barang siapa yang ikut menolong anak yatim, maka akan bersamanya di syurga," ucap Kakanwil. 

Selanjutnya Kakanwil mengatakan pelaksanaan ibadah Ramadan juga tidak menimbulkan dampak yang mengkhawatirkan. Dia menambahkan Kepulauan Riau adalah pintu masuk pekerja migran yang patut diwaspadai dengan seksama. Dengan kewaspadaan dini yang kuat bisa mencegah berbagai kemungkinan penyebaran Covid-19. 

"Hanya kesadaran memakai masker dan menjaga jarak shaf dalam salat saja yang masih menjadi belum maksimal penerapannya. Bagi orang yang fisiknya kuat mungkin tidak masalah namun jika kondisinya lemah maka penularan Covid-19 sangat berbahaya. Ramadan ini kita tunjukkan bahwa umat Islam bisa disiplin dalam penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan ibadah," ujarnya. 

Mahbub mengkhawatirkan kondisi di beberapa negara yang sedang mengalami gelombang kedua pandemi Covid-19 akibat kelalaian masyarakatnya. Dia sangat berterima kasih kepada ASN Kemenag yang tidak mudik. Dan pihaknya akan menindak tegas ASN yang nekat untuk melanggar ketentuan terkait mudik lebaran. 

"Santunan ini sekedar tali kasih semoga bermanfaat dan berkah serta kita berdoa agar pandemi segera berakhir. Saya kira pelajaran dari Covid-19 adalah betapa pentingnya menjaga kebersihan sebagaimana Islam mengajarkan kebersihan adalah bagian dari iman," pesannya.

68

Berita Terkait