Selasa 07 Juli 2020

Berita

Kakanwil Kemenag Kepri mengikuti Video Conference Wamenag RI

12-04-2020


* Kakanwil Kemenag Kepri mengikuti Video Conference Wamenag RI

Tanjungpinang (Humas)_Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau Dr. Drs.H.Mukhlisuddin,SH,.MA mengikuti rapat dengan Wakil Menteri Agama RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi melalui Video Conference (VC), Sabtu (11/4/2020).

Rapat ini digelar bersama dengan Kakanwil Kemenag se Indonesia menggunakan aplikasi Zoom Meeting.

Selain Wamenag RI, juga nampak terlihat Plt. Sekjen sekaligus juru bicara kemenag RI Prof. Dr.H.Oman Fathurrahman,M.Hum serta Karo Keuangan sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid 19 Kemenag RI H. M. Ali Irfan, SE,MM.M.Ak  dan Karo Perencanaan Kemenag RI Dr. H. Ali Rokhmad,M.Pd.

Mereka mengikuti rapat, masing-masing dilaksanakan dari rumah sesuai kebijakan pemerintah terkait bekerja dari rumah (Work From Home).

Wamenag RI, Dr.H.Zainut Tauhid dalam arahannya mengharapkan agar para Kakanwil Kemenag RI bersama pemerintah dan para tokoh agama melakukan kegiatan Istighotsah dan doa bersama secara nasional.

Kemudian, para kakanwil juga diharapkan membuat jaringan informasi berita Covid 19 secara aktual yang terjadi di daerah masing-masing.

Lalu, diminta membuat program kerja selama bekerja dari rumah dan perkembangan tugas dan fungsinya dan dapat dilaporkan ke pusat.

Dalam penggunaan masker, lanjut Wamenag, diambil dari UKM lokal bukan pabrikan sekaligus sebagai pemberdayaan tenaga kerja lokal yang ada di wilayah masing-masing.

“Dan melalui Karo Perencanaan akan ada pemotongan anggaran dari rupiah murni selanjutnya dalam upaya memutus penyebaran virus corona dan penanggulangan Covid 19 ini,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Plt. Sekjen sekaligus juru bicara Kemenag RI Prof. Dr. H. Oman Fathurrahman,M.Hum.

Dia berharap, seluruh Kakanwil Kemenag se Indonesia dapat memberikan data yang akurat dan update setiap saat sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 ini.

Selain itu, seluruh Kakanwil diminta agar memantau jamaah umrah yang ada di wilayahnya, yang baru saja kembali ke tanah air beberapa hari yang lalu.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kepri Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH,.MA  mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti hasil pertemuan online dengan Wamenang sebagaimana tertuang dalam laporannya. 

Menurutnya, gugus tugas penanganan Covid-19 di Kanwil Kemenag Kepri telah terbentuk berdasarkan SK Kakanwil Kemenag Kepri Nomor 300 Tahun 2020 tentang Pembentukan Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Bahkan, menurutnya, Kanwil Kemenag Kepri bersama Pemerintah Provinsi dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah melakukan banyak langkah dan ikhtiar dengan melakukan sosialisasi dengan berbagai wahana di tengah-tengah masyarakat dengan tetap memperhatikan sosial distancing atau protokol covid-19.

“Dan untuk memaksimalkan kerja ASN tetap Work From Home kita telah melakukan zoom meeting dengan melibatkan eselon III dan IV. Demikian pula pada pejabat  Eselon III telah melakukan rapat secara elektronik dengan seluruh jajarannya, sehingga kerja-kerja produktif senantiasa berjalan walaupun dari rumah,” sebutnya. 

Terkait dengan donasi penanganan Covid-19, Kakanwil mengatakan bersama seluruh jajarannnya di Kepulauan Riau, pihaknya sudah mendonasikan Rp.84.940.000,- melalui rekening BRI Syariah atas nama Donasi Covid-19.

Kakanwil juga telah menerbitkan imbuan kepada Kemenag Kabupaten/Kota agar senantiasa menjaga jarak aman, tidak mudik dan senantiasa mengenakan masker. Demikian pula untuk pelayanan di KUA Kecamatan, agar pelaksanaan nikah dilaksanakan sesuai dengan Edaran Dirjen Bimas Islam dimana hanya 10 orang saja yang boleh hadir.

Terhadap pemulangan jamaah umroh tanggal 9 April 2020 asal Pulau Burung Indragiri Hilir, Riau yang tiba di Bandara Hang Nadim Batam pada 10 April 2020 dan langsung kembali untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya di Indragiri Hilir, Riau.

Terakhir Kakanwil mengingatkan agar pelaksanaan ibadah umat beragama wajib menyesuaikan dengan Edaran Pemerintah. “Nanti jika wabah sudah berakhir, silahkan untuk kembali memakmurkan rumah-rumah ibadah seperti biasanya,” pungkasnya.

128

Berita Terkait