Minggu 20 Juni 2021

Berita

Kakanwil Kemenag Kepri Ikuti Rakor Perjanjian Kinerja Secara Daring

03-05-2021


* Kakanwil Kemenag Kepri Ikuti Rakor Perjanjian Kinerja Secara Daring

Tanjungpinang (Humas)_Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I mengikuti Rapat Koordinasi Perjanjian Kinerja yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kemenag RI secara daring, Senin, 3 Mei 2021. Hadir pula para pejabat eselon III dan IV serta sejumlah pegawai dengan protokol kesehatan.

Sekretaris Jenderal Kemenag RI Prof. Dr. H. Nizar Ali dalam sambutannya mengatakan kegiatan rapat koordinasi perjanjian kinerja dimaksudkan untuk mewujudkan komitmen pimpinan dalam melaksanakan akuntabilitas kinerja organisasi baik di tingkat pusat maupun daerah. Selain itu untuk melakukan sinkronisasi tata kelola perjanjian kinerja di Kemenag pusat dan daerah sekaligus untuk memantau implementasi perjanjian kinerja yang sudah dilakukan di seluruh daerah.

"Peserta berjumlah 1.000 orang baik secara daring maupun luring," kata Sekjen.

Lebih lanjut, Sekjen mengatakan Perkin merupakan perwujudan dari akuntabilitas kinerja pemerintah yang wajib sehingga akan terbangun sistem akuntabilitas kinerja pemerintah di masing-masing satuan kerja.

"Kemenag bertekad menaikkan nilai perjanjian kinerja yang semula 70.52 dan nilai reformasi birokrasi sebesar 75.04. Oleh karena itu aspek tata kelola dokumen yang terkait dengan Renstra dan Perjanjian Kinerja harus dilaksanakan secara optimal," ujar Sekjen.

Terdapat beberapa aspek yang akan ditunjang oleh adanya perjanjian kinerja seperti aspek reformasi birokrasi yang akan berjalan lebih baik, aspek akuntabilitas yang berjalan semakin efektif dan efisien, dan aspek reward dan punishment yang semakin jelas.

Sementara itu, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas dalam arahannya mengharapkan jajaran Kementerian Agama dapat memberikan contoh yang baik bagaimana protokol kesehatan dapat dijalankan dengan baik. Dia menilai ada kecenderungan prokes tidak berjalan dengan baik padahal mutasi virus terjadi dan vaksin tidak bisa mengendalikan penyebaran murasi virus.

Terkait dengan perjanjian kinerja, Menag mengatakan perjanjian kinerja merupakan bentuk komitmen antara penerima dan pemberi amanah. Perjanjian kinerja akan menjadi awal kinerja yang harus dituntaskan dengan penuh tanggung jawab.

Selanjutnya Menag juga mengatakan tata kelola birokrasi di Kemenag juga semakin baik yang ditandai dengan raihan prediket WTP dari BPK selama empat tahun berturut-turut. Indeks RB juga sudah berjalan on the track.

"Saya sangat mengapresiasi realisasi anggaran Kemenag sebesar 96.33 persen dengan nilai lebih dari 57 triliun atau peringkat ketiga kategori APBN terbesar.
Menag menekankan pentingnya implementasi 7 program prioritas Kemenag berupa penguatan moderasi beragama, transformasi digital, revitalisasi KUA, Cyber Islamic University, Kemandiran Pesantren, toleransi umat beragama dan  Religiosity Index yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta semaksimal mungkin.

"Tujuh program prioritas tersebut wajib dituntaskan pada 2024 yang dilakukan dengan nilai dan semangat baru Kemenag," pungkasnya.
 

43

Berita Terkait