Selasa 19 Oktober 2021

Berita

Kakanwil Kemenag Kepri Apresiasi Pelaksanaan MTQ Santri TPQ, MDTA, Ponpes, dan Mualaf di Kantor Kemenag Bintan

13-10-2021


* Kakanwil Kemenag Kepri Apresiasi Pelaksanaan MTQ Santri TPQ, MDTA, Ponpes, dan Mualaf di Kantor Kemenag Bintan

(Kemenag Bintan) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kakanwil Kemenag Kepri), H. Mahbub Daryanto, beserta staf mengunjungi Kantor Kemenag Bintan pada Rabu (13/10/21). Kunjungan tersebut dalam rangka memantau pelaksanaan MTQ Santri TPQ, MDTA, Pondok Pesantren (Ponpes), dan Mualaf.

Kegiatan MTQ santri ini merupakan rangkaian awal kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. yang jatuh pada tanggal 19 Oktober dan HSN (Hari Santri Nasional) 2021 yang jatuh pada tanggal 22 Oktober nanti. Kegiatan dimotori oleh LPTQ Bintan bekerja sama dengan Kantor Kemenag Bintan yang anggarannya bersumber dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan.

Kakanwil memantau pelaksanaan MTQ mualaf dan santri Ponpes yang bertempat di Panggung  Seni Kreativitas dan Inovasi Kantor Kemenag Bintan. Kemudian ia memantau pelaksanaan MTQ santri TPQ dan MDTA se- Kabupaten Bintan yang bertempat di Aula Kantor Kemenag Bintan.

Menanggapi pelaksanaan kegiatan, Kakanwil mengapresiasi dan mengatakan kegiatan berjalan dengan baik. Menurutnya, kegiatan seperti ini bermanfaat dilaksanakan sebagai wadah pembinaan sekaligus menjaring generasi muda Islam Kabupaten Bintan yang berbakat mengikuti lomba di perhelatan MTQ dan STQH.

“Kedepannya kalau perlu peserta dijaring sampai ke desa-desa karena siapa tahu potensi anak-anak ada di sana. Lakukan pembinaan melalui masjid, TPQ, MDTA, dan pondok pesantren sehingga kegiatan seperti ini dapat terus berjalan karena pesertanya sudah terbina,” ucap Kakanwil yang saat itu disambut oleh Kasubbag TU, H. Syahjohan, mewakili Kepala Kantor Kemenag Bintan, beserta Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, dan Kasi Pendidikan Agama Islam (PAIS).

Kakanwil juga menyarankan agar pembinaan ilmu Al-Qur’an seperti ini juga dilakukan di tiap-tiap madrasah ibtidaiyah (MI). “Bisa diadakan lomba Mc (Master of Ceremony), ceramah, dan tilawah untuk anak-anak MI/SD sederajat, sehingga mereka sudah terlatih sejak dini,” pesannya. (amilia)

 

70

Berita Terkait