Minggu 17 Januari 2021

Berita

Kakanwil Buka Rapat Penilaian Usul PAK Jabfung Penghulu

23-11-2020


* Kakanwil Buka Rapat Penilaian Usul PAK Jabfung Penghulu

Tanjungpinang (Humas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I membuka secara resmi kegiatan rapat penilaian usul PAK Jabatan Fungsional Penghulu di Comfort Hotel Tanjungpinang, Minggu, 22 November 2020. 

Dalam arahannya Kakanwil mengatakan kenaikan pangkat merupakan hak yang melekat pada setiap pegawai. Berbeda dengan jabatan yang merupakan kepunyaan orang banyak. Jabatan fungsional merupakan penghargaan terhadap fungsi-fungsi teknis dan tidak semua orang bisa duduk sebagai pejabat fungsional. Kedudukannya diatur dalam regulasi yang mengharuskan prasyarat tertentu sebagai pejabat fungsional. 

Reward dari pemerintah adalah berupa kenaikan pangkat yang disesuaikan dengan ketentuan angka kredit setiap jabatan fungsional tertentu. Hari ini dilakukan penilaian terhadap setiap eviden setiap kegiatan yang dilaksanakan apakah sudah memenuhi syarat. 

Disamping itu tim juga memotret apakah tugas pokok dan fungsi sudah sesuai dengan regulasi. Karena setiap butir pekerjaannya sudah diatur sedemikian rupa dalam berbagai regulasi. Dianalisis dari tusi, analisis jabatan, beban kerja, apakah seseorang itu melakukan hal yang seharusnya. Jika sudah memenuhi maka diberikan reward kenaikan pangkat. 

Sudah melihat sudah banyak yang layak untuk naik ke IV.a. Tolong dibantu agar setiap fungsional bisa mencapai pangkat maksimal karena biasanya kendala yang dihadapi adalah pada penyusunan karya tulis. 

“Banyak fenomena yang bisa diangkat menjadi karya tulis, asalkan melalui proses penelitian. Kita bisa lihat data di kecamatan dalam dua tahun. Apa fenomena yang terjadi lalu diteliti. Jurnal itu hanya perlu 15 halaman saja asal metodenya jelas. Metode pengambilan data, sampling yang yang digunakan, bisa dijadikan bahan penelitian,” kata Kakanwil. 

Kakanwil mendorong agar tata kelola data kenaikan pangkat dikelola dengan aplikasi berbasis website sehingga memudahkan proses kenaikan pangkat. “Kita bisa gunakan database simkah. Kita hanya butuh data yang terintegrasi saja. Asal jangan ada ego sektoral. Jika sudah berbasis data online maka kita tinggal mengumumkan saja siapa saja yang harus menyetor dokumen untuk kenaikan pangkat. Dengan jadwal yang online terlihat dengan mudah,” katanya lagi. 

“Kita bisa bekerjasama dengan STAIN SAR Kepri untuk membuat karya ilmiah agar memenuhi kriteria karya tulis yang sesuai dengan kebutuhan kenaikan pangkat. Saya dorong terus supaya pegawai kita bisa menembus kenaikan pangkat maksimal sampai ahli utama supaya ada yang bisa mencalonkan diri menjadi Kakanwil jika ada open bidding. Sekarang semua terbuka asal sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya. 


 

78

Berita Terkait