Minggu 17 Januari 2021

Berita

Kakanwil Bina ASN Kemenag Tanjungpinang

23-11-2020


* Kakanwil Bina ASN Kemenag Tanjungpinang

Tanjungpinang (Humas)-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I membina ASN Kemenag Kota Tanjungpinang di Aula Kemenag Tanjungpinang Jalan Daeng Kemboja Km. 24 Senggarang. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kemenag Tanjungpinang H. Samsutarmidi, para pejabat eselon III di lingkungan Kanwil Kemenag Kepri, para Kasi dan Kasubbag dilingkungan Kemenag Kota Tanjungpinang, Kepala Madrasah, Kepala KUA dan ASN Kemenag Tanjungpinang dengan protokol kesehatan. 

Kepala Kemenag Tanjungpinang, H. Samsutarmidi, S.Pd.I mengatakan  Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang masih bertipologi III.A dengan Kasubbag, 3 Kepala Seksi dan 2 Penyelenggara. Samsutarmidi mengatakan jumlah jamaah haji di Tanjungpinang hingga kini sudah cukup banyak tetapi nomenklatur pelayanannya di Kemenag Kota Tanjungpinang masih Penyelenggara Haji/IV.b. 

“Kita bandingkan dengan Kemenag Kabupaten lainnya yang jamaahnya masih sedikit tetapi nomenklaturnya sudah Kepala Seksi/IV.a.”, kata Samsutarmidi. 

Samsutarmidi menambahkan  saat ini terdapat 165 orang PNS di Kemenag Tanjungpinang termasuk guru. “Kami ingin laksanakan bimbingan perkawinan tetapi anggaran sangat terbatas. Padahal jumlah calon pengantinnya cukup banyak dan peristiwa nikah di Kota Tanjungpinang juga cukup tinggi,” katanya lagi. 

Beberapa hal lain juga menjadi bahan laporan Samsutarmidi, misalnya soal perlunya penambahan madrasah negeri, penambahan penyuluh agama terutama yang berstatus PNS, dan keinginan pihaknya agar PLHUT hadir di Kemenag Tanjungpinang pada tahun mendatang. 

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Kepri dalam arahannya meminta seluruh jajarannya berdoa agar vaksin C19 segera dirilis supaya masyarakat segera bisa beraktivitas secara normal. Dia merasa terkesan dengan Kemenag Kota Tanjungpinang yang bersih dan rapi serta indah sehingga membantu menjaga kewibawaan kantor. 

Kepada jajaranya itu, Kakanwil meminta untuk bekerja sesuai dengan regulasi yang berlaku. “Update dengan aturan. Berani tegur pimpinan jika ada kesalahan yang dilakukan. Itu tanda kita peduli dengan institusi kita. Peduli bukan berarti cari muka tetapi peduli untuk memperbaiki dengan mengatakan kebenaran,” pesan Kakanwil. 

Terkait dengan jabatan, Kakanwil mengatakan jabatan itu melihat track record seseorang. Catatan kepribadian pegawai akan menjadi jejak kinerja kita yang harus ditelusuri.  Kakanwil mengaku memiliki cara pandang yang berbeda. 

“Saya melihat dengan cara pandang dan alat ukur tertentu. Saya mendengarkan masukan tetapi saya akan melihat lagi catatan setiap pegawai.  Karena menurut  saya, sejatinya melimpahkan pekerjaan itu sama artinya melimpahkan kewenangan yang harus dipertanggungjawabkan,” tambahnya. 

Kakanwil selalu berpesan agar jajarannya mampu bekerja sebagai tim yang kolektif kolegial. Dengan membangun super team menurutnya akan mengeliminir aspek individual yang kurang produktif.

Dia meminta Kemenag Tanjungpinang segera melakukan penilaian mandiri. Penilaian mandiri antara lain untuk mengukur sspek kinerja yang tidak sebatas output tetapi memiliki outcaomes bagi masyarakat. 

Terkait dengan tipologi Kemenag Kota Tanjungpinang, dia memerintahkan agar segera diusulkan tipologi kantor karena kemungkinan tipologi Pemerintah Kota Tanjungpinang sudah berubah. 

Khusus untuk Kepala Kemenag Samsutarmidi, Kakanwil berharap setelah pensiun sebagai ASN tetap membantu Kemenag karena memiliki pengalaman yang panjang dan jaringannya yang luas.
 
Secara khusus Kakanwil juga meminta madrasah di Tanjungpinang terutama yang negeri lebih unggul karena jumlahnya sedikit sehingga bisa lebih fokus. "Logikanya, jika SMP Negeri jumlahnya 16 di Tanjungpinang, maka harusnya MTs Negeri jumlahnya bisa mengimbangi, demikian pula madrasah aliyah dan ibtidaiyah. Supaya menjadi daya tarik masyarakat, maka madrasah harus berbenah menjadi madrasah yang berkualitas dan lebih baik dari sekolah umum,” jelas Kakanwil. 

Di berbagai kesempatan Kakanwil juga mengatakan Kemenag mulai menggerakkan wakaf uang  untuk seluruh jajarannya di Kepulauan Riau. “Kami akan bahas bersama untuk memulai wakah uang pada Januari 2021. Wakaf uang tidak hilang tetapi hanya diambil manfaatnya saja untuk kemaslahatan ummat,” pungkasnya.
 

127

Berita Terkait