Minggu 20 Juni 2021

Berita

Kakankemenag Bintan Ekspos Gambar Rancangan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kec. Bintan Timur

08-05-2021


* Kakankemenag Bintan Ekspos Gambar Rancangan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kec. Bintan Timur

(Kemenag Bintan) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bintan didampingi oleh Kasubbag TU, Perencana, jajaran Seksi Bimas Islam, dan tim Kenen Konsultan melakukan ekspos gamabr rancangan gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Bintan Timur di hadapan Kakanwil Kemenag Kepri dan pejabat eselon 3. Ekspos gambar rancangan yang bersumber dari alokasi dana SBSN tersebut dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenag Kepri, Jalan Daeng Kemboja Km. 15 Tanjungpinang, Jumat (7/5/2021).

Mengawali kegiatan, Kakankemenag Bintan, H. Erman Zaruddin, menjelaskan ada sedikit perubahan denah Balai Nikah dan Manasik Haji yang dilakukan dari arahan Kemenag Pusat. Hal ini dikarenakan ada beberapa pertimbangan salah satunya mengurangi jumlah 3 pintu di bangunan bagian depan menjadi 1 yang berada di tengah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena jumlah pegawai terbatas, dan memindahkan lokasi ruang Kepala KUA menjadi di samping ruang Balai Nikah agar lebih dekat.

“Kami juga melakukan modifikasi arsitektur pada bagian teras depan bangunan. Kami menambahkan unsur islami dan adat melayu pada pintu depan. Kami juga merencanakan pelaminan adat melayu untuk menampakkan wajah melayu kita,” ucap Erman.

Erman berharap setelah ekspos gedung SBSN KUA Bintan Timur ini dilaksanakan, lelang pembangunan fisik dapat segera dilakukan, karena lelang merupakan wewenang Kanwil Kemenag Kepri. “Makin cepat dilelang semakin bagus. Jika bulan Mei ini lelang pembangunan fisik dapat selesai, berarti bulan Juni bisa mulai bekerja dan Oktober selesai,” kata Erman.

Erman mengatakan, jika bulan Oktober proyek pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji selesai, maka hal ini sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh Kemenag Pusat. “Waktu selesai pembangunan yang ditargetkan adalah 5 bulan maka akan sesuai jika selesainya bulan Oktober. Bulan November bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan apa yang kurang, dan pada bulan Desember gedung sudah dapat digunakan kembali,” papar Erman.

Namun, Erman berujar jika pembangunan fisik dapat selesai sebelum tenggat waktu bulan Oktober maka lebih baik. “Jika pembangunan dapat diselesaikan dengan cepat sesuai perencanaan dan disertai hasil pelaporan baik, maka ini bisa menjadi penilaian positif oleh Kemenag Pusat, sehingga usulan proyek SBSN kedepannya dimudahkan oleh Pusat sebagai reward atas pencapaian kita,” terang Erman.

Dikatakannya, proyek SBSN ini melibatkan semua pihak. Untuk itu, ia meminta keseriusan dari semua pihak yang terlibat untuk melancarkan pembangunan gedung Balai Nikah dan Manasik Haji ini. “Konsultan Perencana harus sering mengecek progres pembangunan. Walaupun sudah ada Konsultan Pengawas namun Konsultan Perencana tetap harus memantau untuk menilai apakah progres sudah sesuai dengan perencanaan,” tegas Erman.

Erman juga berharap Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Bintan Timur ini dapat menjadi teladan. Jika perencanaan, pembangunan, dan pelaporan bagus maka dapat menjadi prototipe nasional. “Coba kita membangun sinergitas yang bagus agar harapan kita tercapai. Jika pembangunan ini hasilnya maksimal sesuai harapan maka nama baik semua pihak akan terangkat termasuk Kenen Konsultan,” seru Erman.

Pada saat itu, Erman menyempatkan diri mengingatkan kepada semua pihak yang terlihat untuk memperhatikan pengadaan meubeler. Ia meminta agar jangan sampai bangunan sudah selesai tetapi meubeler masih menunggu.

“Terima kasih kepada bapak Kakanwil yang sudah meminta ekspos proyek SBSN KUA Bintan Timur. Sebenarnya dari setengah bulan lalu sudah selesai. Kita juga sudah memasukkan berkas lelang. Harapannya usai hari raya Idulfitri 1442 H ini lelang sudah bisa dilaksanakan,” ungkapnya.

Selanjutnya, pemaparan secara detail tentang denah bakal gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Bintan Timur oleh pihak Kenen Konsultan. Disebutkannya, luas lahan KUA Bintan Timur adalah 788 M2 dengan lebar 25 M2 dan panjang 32 M2. Sedangkan luas bangunan adalah 200 M2 dengan panjang 10 M x lebar  20 M. Rincian ruangan di dalamnya terdiri dari Ruang Loby, Ruang Balai Nikah, Ruang Kepala KUA, Toilet Kepala KUA, Ruang Staf, Ruang Simkah, Ruang Menyusui, Ruang Arsip, Ruang Penyuluh Agama, Ruang Pengawas, Ruang Penghulu, Musala, Tempat Wudhu, dan Toilet Umum. Warna bangunan Balai Nikah dan Manasik Haji ini didominasi warna putih dengan sedikit aksen hijau dan kuning.

Menanggapi ekspos denah proyek SBSN KUA Bintan Timur tersebut, Kakanwil Kemenag Kepri, H. Mahbub Daryanto, menanyakan beberapa hal di antaranya, pengadaan AC di ruang Balai Nikah, Meubeler, daya listrik, talang pembuangan air hujan, dan teknik pengecatan. Kemudian Kakanwil menanggapi positif atas ekspos yang dilakukan.

“Saya hanya berpesan agar pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji ini berjalan sesuai rencana. Apa yang dilaksanakan ini merupakan hasil keputusan bersama. Untuk itu agar selalu merapatkan setiap ada kendala/hal yang perlu dibahas. Kita harus kompak, ikuti jalan yang lurus (red: sesuai aturan), jangan berbelok-belok,” pesan Kakanwil. (amilia)

 

101

Berita Terkait