Minggu 20 Juni 2021

Berita

Kakankemenag Bintan Beserta Kasi Bimas Islam Pantau Hilal Pastikan 1 Syawal 1442 H Jatuh Pada Kamis 13 Mei 2021

12-05-2021


* Kakankemenag Bintan Beserta Kasi Bimas Islam Pantau Hilal Pastikan 1 Syawal 1442 H Jatuh Pada Kamis 13 Mei 2021

(Kemenag Bintan) – Tepat pukul 17:00 WIB, tim hisab rukyat Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kepulauan Riau telah berkumpul di titik pemantauan hilal 1 Syawal 1442 H, Café Puncak, Kelurahan Bukit Cermin, Kota Tanjungpinang, pada Selasa (11/5/2021). Dari Kantor Kemenag Bintan, turut hadir Kepala Kantor Kemenag Bintan; Kasi (Kepala Seksi) Bimas Islam; didampingi Bendahara Bimas Islam.

Mengawali kegiatan, PMG Muda BKMG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Tanjungpinang, Ardito Bramandika Putra, mengatakan terdapat 9 titik pemantauan hilal oleh BMKG di seluruh Indonesia. Dikatakannya, menurut tim dari BMKG Pusat, pada hari Selasa 11 Mei 2021 di lokasi Tanjungpinang, konjungsi bulan/ijtima masih berada di kisaran -4 derajat.

“Sedangkan pada tanggal 12 Mei 2021, konjungsi bulan berada pada ketinggian +5 derajat. Perhitungan ini sama dengan yang dipaparkan oleh tim Hisab Rukyat dari Kemenag. Untuk kondisi cuaca, sedari tadi siang hingga dini hari nanti umumnya akan berawan. Peluang untuk hujan sangat kecil untuk nanti malam, dan peluang hujan untuk besok hari adalah di siang hari. Dari citra satelit yang dapat dapat kita pantau memang di sekitar barat Tanjungpinang terdapat kumpulan awan,” tutur Ardito.

Hal tersebut diamini oleh Kasi (Kepala Seksi) Bimas Islam Kantor Kemenag Bintan, Muhammad Hasbi. Pada saat itu ia menerangkan dari apa yang disampaikan oleh Tim Falakiyah Kemenag RI, ijtima baru terjadi pada Rabu dini hari pukul 01:59 WIB. “Umur hilal dari saat ini hingga hari Rabu maghrib adalah 14 jam dengan ketinggian hilal sudah mencapai +6 derajat. Kenapa tidak dilakukan pemantauan besok (red: Rabu) karena sudah pasti besok sudah ijtima,” terang Hasbi.

Hasbi menjelaskan, terdapat 88 titik pemantauan hilal oleh jajaran Kemenag di seluruh Indonesia. Dari semua titik tersebut rata-rata ketinggian hilal, hingga saat informasi ini didapat adalah -4 derajat. “Untuk apa dilakukan rukyat di 88 titik tersebut adalah untuk mendapatkan keputusan penetapan ijtima oleh bapak Menteri Agama RI. Jika di lapangan tidak melakukan rukyat maka dasar konsideran SK penetapan hilal tidak akan didapat. SK ini nantinya yang akan diumumkan pada sidang isbat pada maghrib ini pukul 18:20 WIB,” jelasnya.

Untuk menegaskan penetapan 1 Syawal 1442 H tidak jatuh pada hari Rabu tanggal 12 Mei 2021, Hasbi menjawab posisi bulan saat itu masih minus. “Alasan kenapa posisi bulan minus yaitu karena ijtima nya bukan hari ini, tetapi nanti malam. Bahkan di beberapa negara lain, ijtima bulan adalah pukul 22:00 WIB (malam hari). Yang harus diketahui, posisi hilal adalah telentang dan berada di atas ufuk, sedangkan hari ini posisi bulan masih telungkup di bawah ufuk,” ungkapnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Kepri, H. Mahbub Daryanto, yang pada saat itu turut hadir mengucapkan terima kasih atas kehadiran perwakilan dari ormas Muhammadiyah, NU, dan juga undangan lainnya dari BMKG Tanjungpinang, STAIN SAR Kepri, dan Pengadilan Agama Tanjungpinang. Mengulas penjelasan dari PMG BMKG dan Kasi Bimas Islam, Mahbub mengatakan bahwa sesuai sunnah jika konjungsi bulan/ijtima masih tertutup awan maka puasa digenapkan menjadi 30 hari.

“Semoga kita mendapatkan pahala dengan menjalankan sunnah Rasul ini. Saya berharap kegiatan rukyat hilal ini dapat terus berjalan untuk membantu Tim hisab rukyat Kemenag RI mendapatkan data yang benar dari seluruh Indonesia, karena di awal Ramadan 1442 H kemarin disini terkendala awan. Jika memungkinkan bisa dicari titik lokasi lain yang pandangannya langsung ke laut lepas dan dapat mudah memantau hilal. Semoga sidang isbat hari ini berjalan lancar,” harap Kakanwil.

Secara terpisah, Kakankemenag Bintan, H. Erman Zaruddin, mengatakan kepada Humas bahwa dari hasil pemantauan yang dilakukan disimpulkan hilal belum tampak, hal ini berarti Idulfitri 1442 H jatuh pada hari Kamis 13 Mei 2021. Erman mengapresiasi kerja tim hisab rukyat yang telah berupaya memastikan penentuan 1 Syawal di setiap tahunnya.

“Selamat menyambut Idulfitri 1442 H kepada masyarakat Provinsi Kepulauan Riau khususnya Kabupaten Bintan. Sambut Hari Raya ini dengan suka cita dan penuh kepatuhan menjaga protokol kesehatan. Mari kita doakan semoga Idulfitri tahun dean kita sudh terbebas dari pandemi Covid-19,” ucap Erman. (amilia)


 

72

Berita Terkait