Selasa 16 Juli 2019
Ats-tsulatsa 13 Dzulka'dah 1440

Berita

Kabiro Perencanaan Kemenag Dr. Ali Rokhmad,.M.Pd Minta Anggaran Kemenag Bermanfaat Bagi Masyarakat

23-03-2019


* Kabiro Perencanaan Kemenag Dr. Ali Rokhmad,.M.Pd Minta Anggaran Kemenag Bermanfaat Bagi Masyarakat

Batam (Inmas)- Kepala Biro Perencanaan Kementerian Agama RI (Kemenag) Dr. Ali Rokhmad menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Rakorpim Kanwil Kemenag Kepri, Sabtu (23/3/2019) di Hotel Golden View, Batam.

Ali Rokhmad meminta jajaran Kemenag untuk mengintrospeksi diri, saling menguatkan bukan malah saling menyalahkan satu dengan yang lain. Tujuannya untuk memulihkan kepercayaan masyarakat.

Tahun 2019 merupakan tahun transisi pemerintahan. Rencana Pembangunan Nasional tahun 2019 difokuskan pada pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan, konektifitas dan pemerataan, nilai tambah ekonomi dan kesempatan kerja, dan stabilitas pertahanan dan keamanan.

Fokus pembangunan tersebut akan diturunkan dalam bentuk program prioritas dan proyek prioritas/ program unggulan.
“Pembangunan manusia Indonesia diukur dari tingkat pendidikan, tingkat kesehatan, dan peningkatan daya beli. Saya minta juklak, juknis penyaluran bantuan, honor dan lain-lain harus sudah dibayarkan pada awal April,” kata Kabiro Perencanaan.

“Baznas dan BWI sudah dibantu setiap tahun untuk mendorong  kesejahteraan umat dan Kemenag harus mendampingi agar dapat memberikan manfaat yang lebih baik,” katanya lagi.

“Kita bangun masyarakat yang harmoni dan rukun, kita jadi contoh bagi masyarakat dalam mewujudkan masyarakat yang rukun. Rukun adalah kekayaan yang luar biasa, jika antar umat beragama tidak rukun maka pembangunan tidak akan dapat dilaksanakan. Bangun kerukunan untuk kesejahteraan lebih baik. Dengan agama kita bersatu. Agama mempersatu bangsa,” ujarnya.

Nilai strategis agama dalam pembangunan antara lain mewujudkan persatuan dan memelihara kedamaian, stabilitas keamanan, politik dan ekonomi. Mewujudkan SDM berkualitas melalui pendidikan karakter dan akhlak, menjaga gaya hidup sehat, perlindungan terhadap makanan halal, yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas dan inovasi.

Agama juga mewujudkan budaya kerja keras dan menebar manfaat bagi semesta alam, yang pada gilirannya dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi aktivitas ekonomi dan investasi yang mendorong kesejahteraan. Mewujudkan pengelolaan anggaran APBN yang akuntabel, transparan dan bebas dari praktek KKN.

“Kemenag sedang melakukan pengukuran indeks kesalehan sosial sebagai manifestasi keimanan dan pengamalan ajaran agama untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesamanya. Tidak pernah tertukar semua kebaikan yang kita lakukan itu. Jika melakukan kebaikan maka untuk diri kita sendiri,” ucap Ali Rokhmad.

“Tahun ini semua kementerian mengalami penurunan anggaran karena anggaran negara difokuskan untuk penyelenggaraan pemilu 2019,” tambahnya.

Ali Rokhmad juga mengatakan bahwa Kemenag mendapatkan apresiasi karena pada tahun 2018 realisasi anggarannya mencapai 93%, dan secara nasional untuk target realisasi anggaran 2019 sebesar 95%.

Hingga berita ini diturunkan kegiatan masih berlangsung. (hatiman)

110

Berita Terkait