Minggu 19 Mei 2019
Al-Ahad 14 Ramadhan 1440

Berita

Kabiro Ortala Kemenag RI Afrizal Zein Paparkan Capaian Reformasi Birokrasi Di Kemenag

23-03-2019


* Kabiro Ortala Kemenag RI Afrizal Zein Paparkan Capaian Reformasi Birokrasi Di Kemenag

Batam (Inmas)- Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Kemenag RI, Afrizal Zein menyampaikan capaian reformasi birokrasi di Kemenag. Afrizal menyebutkan PMPZI berdasarkan penilaiannya belum dilaksanakan secara maksimal. Untuk hal itu, Afrizal menyebut kurangnya komitmen bersama.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Rakorpim Kanwil Kemenag Kepri, Sabtu (23/3/2019) di Hotel Golden View, Batam.

“Menpan RB terus melakukan evaluasi terhadap Kemenag, propinsi sampai ke KUA kecamatan,” kata Afrizal Zein.  

Kabiro Ortala Kemenag itu mengatakan evaluasi reformasi birokrasi Kemenag oleh Menpan RB mengalami kenaikan tapi sedikit hanya 0,42. Kenaikan yang tipis tersebut terus dievaluasi pihaknya untuk membenahi kekurangan yang ada.  

“Siklus tahunan sejak tahun 2010 mengalami kenaikan sekitar 7 digit, namun tahun ini hanya naik 0,42. Akibatnya tunjangan kinerja (tukin) hanya naik sedikit, karena tukin salah satu indikatornya dari proses reformasi birokrasi,” tambahnya.  

Capaian RB yang rendah menurut Afrizal disebabkan oleh beberapa hal, antara lain tidak dilaksanakan secara terintegrasi, sehingga masih perlu penyempurnaan. “Perlu melakukan langkah yang terpadu untuk mencapai sasaran kinerja.  Melakukan perubahan pola pikir, melakukan evaluasi agen perubahan agar perubahan minset aparat dapat dilaksanakan,” ujarnya.

“Dalam proses reformasi birokrasi, dokumentasi sangat penting, bukan salah benar tetapi komitmen perubahan ditunjukan dengan dokumentasi yang jelas. Supervisi program RB sampai ke daerah. Kita juga akan melakukan sejumlah pelatihan untuk meningkatkan kapasitas SDM, jangan lupa dokumentasikan,” ucapnya.

“Secara organisasi kita perlu melakukan penyegaran. Mendorong inovasi agar berubah. Bahkan kami berencana untuk melakukan kompetisi inovasi yang dilakukan di daerah, silahkan Kanwil mengirimkan inovasi layanan yang sudah dilakukan agar kami bisa nilai sehingga kami bisa memberikan apresiasi,” pesannya.

Soal Lakip, Kabiro Ortala juga menyebutkan nilai Lakip Kemenag naik dari 70,02 menjadi 70,12. “Saya minta buat peta bisnis melalui SOP yang jelas. Selaraskan kinerja individu dengan kinerja organisasi sebagai dasar pembayaran tunjangan kinerja. Demikian pula evaluasi anjab agar selaras, sempurnakan IKU sehingga sesuai dengan IKU organisasi. Tentu kita berupaya dengan kewenangan masing-masing,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan masih berlangsung. (hatiman)

62

Berita Terkait