Minggu 19 September 2021

Berita

Kabinda Berharap Kepri Jadi Role Model Sekolah Tatap Muka

29-07-2021


* Siswa madrasah saat melaksanakan vaksinasi

Batam ( KEMENAG) --- Vaksinasi merupakan satu kewajiban hingga saat ini. Tak heran, Vaksi Massal terus digenjot pemerintah melalui pemerintah daerah dan sejumlah intansi yang ada.

Salah satunya yang rutin melakuka kegiatan Vaksinasi massal dan terus konsisten yakni Badan Intelijen Nasional (BIN) daerah Kepulauan Riau (Kepri).

DIketahui, Binda Kepri khusus menggenjot pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar yang ada di Kota Batam.

Sebanyak 1060 santri dan santriwati dari MAN 1 Batam dan beberapa pondok pesantren menjalani vakainasi yang digelar BIN Kepri, bertempat di Madrasah Aliah Negeri 1 Batam, Jl. Brigjen Katamso No.10, Tj. Uncang, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (29/7/2021).

Kepala BIN Daerah (Kabinda) Kepri, Brigjen Pol Dr Riza Celvian Gumay, mengatakan, vaksinasi pelajar ini digesa di kepri ini bukan tanpa alasan.

Menurutnya, ia mempunya target kedepannya Kepri menjadi role model pelajar belajar tatap muka.
"Itu sudah menjadi target kita, kita ingin Kepri ini menjadi role model untuk sekolah tatap muka," sebut Gumay.
.
Gumay sendiri memahami dan merasakan bagaimana adik-adik saat ini tidak bisa sekolah tatap muka dengan kondisi yang serba tidak menentu.

Dengan digenjotya vaksinasi utuk anak ini, mereka berharap Kepri menjadi contoh bagi daerah lain. Saat ini, jumlah pelajar yang harus divaksin berjumlah 206.883 pelajar. Yang sudah divaksin baru sekitar 34 persen.

Sementara Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, yang menghadiri kegiatan tersebut mengapresiasi vaksinasi untuk pelajar ini.
“Kami mendukung program dari Kabinda Kepri ini yang telah memfasilitasi vaksin untuk pelajar. Target kita agar para pelajar bisa belajar tatap muka dalam beberapa bulan kedepan,” ujar Marlin.

Ia juga mengimbau kepada orangtua agar tidak risau dan menginzinkan amaknya untuk divaksin.

“Para orangtua harus percaya, program pemerintah tidak akan mengganggu kesehatan masyarakat. Namun, ini untuk memprotek masyarakat,” pungkasnya.

---------

Humas Batam
 

103

Berita Terkait