Senin 20 September 2021

Berita

Kabag Tata Usaha Pimpin Ratas Bahas Matriks Capaian Kinerja Semester I

30-07-2021


* Kabag Tata Usaha Pimpin Ratas Bahas Matriks Capaian Kinerja Semester I

Tanjungpinang (Humas)_Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Kepri H. Abu Sufyan memimpin rapat matriks capaian kinerja Bagian Tata Usaha untuk semester I, Jumat, 30 Juli 2021. Hadir para Kasubbag dan Koordinator pada Bagian Tata Usaha. 

Abu Sufyan dalam arahannya mengatakan rapat dimaksudkan untuk memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan capaian kinerja sesuai dengan Rencana Strategis yang telah diterbitkan. Capaian kinerja yang diukur antara lain mengevaluasi capaian kinerja pada Triwulan I dan memonitoring serta mengevaluasi pelaksanaan capaian kinerja pada Triwulan II. 

Ratas membahas beberapa capaian kinerja antara lain berikut ini. 

Pada Subbag Ortala dan KUB sasaran dan indikator kinerja yang dibahas antara lain meningkatnya kualitas penyuluhan agama yang ditandai dengan jumlah dialog lintas agama dan budaya yang diselenggarakan, menguatnya dialog lintas agama dan budaya, persentase jumlah kasus pelanggaran hak beragama yang ditindaklanjuti, jumlah aktor kerukunan yang dibina, jumlah desa sadar kerukunan yang dibina, meningkatnya kualitas pelayanan perlindungan umat beragama. 

Indikasi lainnya berupa menguatnya peran lembaga agama, organisasi sosial keagamaan, tokoh agama, tokoh masyarakat sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa, jumlah lembaga agama, organisasi sosial keagamaan, tokoh agama, tokoh masyarakat yang difasilitasi, jumlah forum dialog antar umat beragama yang diselenggarakan, menguatnya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan persentase Sekber FKUB yang ditingkatkan layanannya melalui BOP. 

Pada Subbag Ortala dan KUB, sasaran dan indikator yang dibahas antara lain meningkatnya kualitas penataan dan penguatan manajemen organisasi, persentase satuan organisasi/kerja yang menetapkan dan mengevaluasi standar operasional prosedur berdasarkan peta proses bisnis, persentase laporan kinerja satuan organisasi yang dievaluasi, persentase administrasi hasil pengawasan yang ditindaklanjuti, meningkatnya kualitas penerapan Reformasi Birokrasi.

Pada persentase satuan kerja yang telah dilakukan evaluasi implementasi Reformasi Birokrasi, indikator yang digunakan antara lain jumlah satuan kerja yang dibina dalam peningkatan zona integritas, dan jumlah agen perubahan yang dibina untuk mengimplementasikan program kerja. 

Pada Sub Koordinator Bidang Kepegawaian dan Hukum, beberapa sasaran yang dibahas antara lain meningkatnya kualitas layanan dan bantuan hukum, persentase produk hukum yang diterbitkan, persentase kasus hukum yang terselesaikan, jumlah penyuluhan hukum yang dilaksanakan, meningkatnya kualitas pengelolaan kerjasama luar negeri, persentase rekomendasi izin orang asing, meningkatnya kualitas pengelolaan ASN (pengadaan, penempatan, pembinaan dan pengembangan pegawai), persentase dokumen perencanaan ASN yang sesuai kebutuhan satuan kerja, persentase laporan permasalahan kepegawaian di bidang kode etik, disiplin, pemberhentian dan pensiun yang ditandaklanjuti, persentase kesesuaian pemanfaatan  hasil assesmen kompetensi dengan jabatan, persentase ASN yang memiliki nilai indeks profesional berkategori sedang (minimum 71), persentase ASN yang memenuhi syarat leveling kompetensi jabatannya, persentase ASN yang diusulkan mutasi tepat waktu, persentase data ASN yang diupdate, dan persentase layanan administrasi kepegawaian berbasis digital yang mudah diakses. 

Pada Sub Koordinator Bidang Keuangan dan BMN, sasaran capaian kinerja yang dievaluasi antara lain meningkatnya pengelolaan manajemen keuangan yang tertib sesuai dengan ketentuan, jumlah laporan keuangan semester I dan semester II yang sesuai standar dan tepat waktu, persentase satuan kerja yang telah menerapkan Pengendalian Intern Pelaporan Keuangan (PIPK), persentase realisasi pelaksanaan anggaran yang optimal, persentase penyelesaian Kerugian Negara pada Kementerian Agama, meningkatnya pengelolaan BMN yang akuntabel, persentase nilai Barang Milik Negara yang ditetapkan status penggunaan dan pemanfaatannya, persentase tanah yang bersertifikat, persentase nilai Opname Physic (OP) BMN, dan meningkatnya kualitas administrasi pendidikan keagamaan.

Pada Sub Koordinator Bidang Perencanaan, Data dan Informasi, sasaran yang dibahas antara lain meningkatnya kualitas perencanaan dan anggaran, persentase output perencanaan yang berbasis data, persentase keselarasan muatan Renja dengan Renstra, persentase perencanaan kerjasama yang ditindaklanjuti, meningkatnya kualitas pemantauan dan evaluasi perencanaan dan anggaran, persentase laporan capaian kinerja perencanaan dan anggaran yang berkualitas, persentase rekomendasi pemantauan, evaluasi, dan pengendalian rencana pembangunan nasional yang ditindaklanjuti, meningkatnya kualitas data dan sistem informasi. 

Pada bagian akhir, sasaran pada Subbag Umum dan Humas yang dibahas antara lain meningkatnya kualitas sarana dan prasarana kantor, meningkatnya kualitas pengelolaan tata persuratan, arsip dan layanan pengadaan barang jasa, persentase surat masuk yang ditindaklanjuti secara tepat waktu, persentase dokumen yang dikirim secara elektronik, persentase surat yang diarsipkan dalam e-dokumen, persentase menurunnya lelang gagal, persentase menurunnya sanggah dan sanggah banding, meningkatnya kualitas pelayanan umum dan rumah tangga dan meningkatnya kualitas layanan hubungan masyarakat dan informasi. 
 

50

Berita Terkait