Selasa 17 September 2019
Ats-tsulatsa 17 Muharram 1441

Berita

Jadi Khatib Idul Adha 1440, Ini Pesan Kepala Kemenag Lingga

11-08-2019


* H.M.Nasir, S.Ag,M.H , Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lingga Khatib Idul Adha 1440 H

(Kemenag Lingga)-- Seluruh umat muslim di dunia hari ini menggelar Perayaan Idul Adha 1440 H. Berbagai kegiatan diselenggarakan di tiap-tiap daerah sesuai kearifan lokal masing-masing di seluruh Nusantara.

Pelaksanaan sholat Idul Adha 1440 H di Lingga tersebar di 238 titik. Untuk tingkat Kabupaten Lingga, sholat Ied digelar di Halaman Kantor Bupati Lingga. 

Sebelum pelaksanaa sholat, Wabup Lingga yang hadir turut memberikan ucapan selamat Idul Adha kepada seluruh jamaah. 

"Mari kita bangun dan jaga spirit qurban yang sudah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim As dan keluarganya. Bagaimana kita mengimplementasikan nilai-nilai dan semangat qurban dalam mengisi dan menyukseskan pembangunan,"ungkap M.Nizar,Ahad(11/8).

Adapun petugas sholat Ied, Khatib : H.M.Nasir,S.Ag,MH; Imam : Ust.Samsul Hakim Al Hafiz; Bilal : Ust.Muryono,S.PdI.

Dalam khotbah yang berjudul Ibadah Haji dan Qurban Bukti Kedekatan Hamba Kepada Allah SWT, Ia menyampaikan tentang bagaimana prinsip hidup Nabi Ibrahim As dalam kepatuhannya kepada tata aturan syariah. 

Bagaimana konflik batin yang dialami Ibrahim As ketika mendapatkan perintah dari Allah SWT untuk mengorbankan anak kesayangannya. Memilih antara patuh perintah Allah atau mengikat kasih sayang terhadap putra yang sudah sangat lama dinantikan dan diidamkannya.

Kepatuhan kepada Allah SWT diperkuat dengan keikhlasan sang putra tercinta, yaitu Ismail As atas keridhaannya menyerahkan dan merelakan diri kepada sang Ayah untuk dikurbankan atas perintah Allah SWT. 

Kisah heroik ini menggambarkan bagaimana keluarga Ibrahim menanamkan nilai-nilai ketauhidan. Sehingga kepercayaan dan keyakinan seluruh anggota keluarga sangat kuat dan tidak mudah goyah oleh apa pun juga selain kepatuhan kepada Allah. 

Semoga momentum ini bisa diambil pelajaran dan hikmahnya bagi keluarga-keluarga di Lingga khususnya dan Indonesia umumnya. Mari bersama kita membangun Indonesia dengan meneladani semangat para pendahulu-pendahulu kita dalam berjuang berkorban membangun peradaban bangsa ini. Hasilnya bisa kita nikmati seperti sekarang ini. Wallahualam. (zaid)

43

Berita Terkait