Selasa 07 Juli 2020

Berita

Inilah cara Siswa NTsN Tanjungpinang Belajar di Rumah

15-04-2020


* Siswa MTsN Belajar di Rumah

Kemenag TPI (INMAS) Dunia sedang dilanda virus mematikan, indonesia termasuk kedalam negara yang di dera pandemi yakni Coronavirus  yang merupakan keluarga besar virus yang dapat menyerang manusia dan hewan. Nah, pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernafasan, mulai dari flu biasa hingga penyakit serius, seperti MERS dan SARS.

Coronavirus jenis baru ini juga diberi nama Coronavirus Disease-2019 atau yang kita sebut Covid-19. Penularan virus corona pun sangat cepat dan mudah antar sesama manusia sehingga perlu dilakukanya phsycal distancing atau jaga jarak. Hal ini juga yang diberlakukan pada setiap sekolah agar dapat memutus penyebaran virus.

Berdasarkan Surat Edaran  Kementerian Agama Nomor SE 4 tahun 2020, tentang perubahan atas surat edaran Menteri Agama nomor SE. 3 tahun 2020 tentang penyesuain sistem kerja pegawai dalam upaya pencegehan penyebaran covid-19 “semua pegawai kemenag termasuk pejabat pimpinan tinggi madya, pratama administrator, rektor, wakil rektor, ketua, wakil ketua, dekan/pejabat setingkat dekan, wakil dekan. Ketua jurusan dan ketua program studi pada PTKN, Kepala Madrasah Negeri, kepala TU dan kepala KUA wajib bekerja dirumah menyelesaikan tugas fungsi masing-masing.

MTsN Tanjungpinang termasuk kedalam sekolah yang terhitung sejak 17 maret mulai memberlakukan WFH (Work from Home) belajar di rumah kepada para pelajarnya nya. Meskipun Belajar dari rumah pelajar tetap mendapat pengawasan, bimbingan serta pemantauan langsung dari orang tua siswa dan juga guru mata pelajaran yang bersangkutan.

Hal ini dapat terlihat dari paguyuban masing-masing kelas yang mengirim foto anak yang sedang belajar lalu dilanjutkan ke grup sekolah agar dapat dipantau oleh Kepala Madrasah MTsN Tanjungpinang Suhaimi, S.Pd.I , serta interaksi siswa yang kurang paham bisa langsung bertanya kepada guru mapel melalui whatshap messenger, hasil dari belajar siswa pun dikumpulkan melalui pesan online lewat whastsap sehingga tetap terjadi timbal balik dalam proses pembelajaran.

Himbauan dari pemerintah juga agar siswa ikut mengkampanyekan pencegahan covid-19 melalui media online berupa vlog, lagu ,video animasi, poster, tiktok dll, agar dapat disebarluaskan sehingga masyarakat semakin menyadari bahaya dari corona virus.( shinta )
 

235

Berita Terkait