Selasa 17 September 2019
Ats-tsulatsa 17 Muharram 1441

Berita

Implementasi SAKIP yang Baik Bantu Penggunaan Anggaran Lebih Efektif dan Efisien

21-08-2019


* Impelemntasi SAKIP yang Baik Bantu Penggunaan Anggaran Lebih Efektif dan Efisien

Tanjungpinang (inmas)_ Bertempat di Aula ruang rapat Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Riau, tim evaluasi Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) melakukan entry meeting bersama Kepala Bagian TU Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Subbagian Kepegawaian Bagian TU Kanwil Kemenag Kepri, dan beberapa pejabat serta pelaksana terkait. Mewakili Inspektur Wilayah III yang tidak bisa hadir karena pada saat bersamaan sedang melakukan supervisi audit kinerja di Kankemenag Kabupaten Lingga, Luli Achriyani selaku pengendali teknis tim evaluasi implementasi SAKIP menjelaskan bahwa manfaat daripada evaluasi implementasi SAKIP diantaranya adalah dapat mengukur dan meningkatkan kinerja Kementerian Agama, meningkatkan kinerja instansi, sebagai dasar penilaian untuk memberikan reward maupun punishment, dan menghindarkan praktik KKN dalam pengelolaan manajemen instansi pemerintahan.

Penguatan akuntabilitas kinerja merupakan salah satu program yang sangat penting dalam rangka reformasi reformasi birokrasi dan pembentukan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (ZI-WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM). Hal ini  adalah sesuatu yang sangat  penting dan strategis bagi penyelenggaraan suatu negara, karena instansi pemerintah dipacu untuk terus meningkatkan kualitas kinerjanya sejak perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan bahkan hingga capaian kinerjanya yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Dalam pelaksanaan di lapangan, evaluasi implementasi SAKIP juga menguji akuntabilitas seluruh proses yang berlangsung  melalui kegiatan evaluasi atas implementasinya sehingga teruji kebenarannya. 

Setiap pimpinan instansi pemerintah melakukan evaluasi atas implementasi SAKIP di lingkungannya setiap tahun. Hasil evaluasi digunakan untuk memperbaiki manajemen kinerja khususnya kinerja pelayanan publik di instansinya secara berkelanjutan. Menurut Perpres 29/2014, SAKIP adalah rangkaian sistematik dari berbagai aktivitas, alat, dan prosedur yang dirancang untuk tujuan penetapan dan pengukuran, pengumpulan data, pengklasifikasian, pengikhtisaran, dan pelaporan kinerja pada instansi pemerintah, dalam rangka pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah.

“Saya mengajak Saudara-saudara sekalian untuk mencermati kembali proses implementasi SAKIP yang selama ini berjalan di unit kerja saudara masing-masing. Bila masih terdapat hal-hal atau aspek yang dapat ditingkatkan, maka segera rencanakan dan laksanakan dengan mempertimbangkan semua sumber daya yang ada. Kalau saudara merasa kinerjanya sudah baik, jangan lekas berpuas diri, cobalah membuka wawasan untuk membuat sasaran/target yang lebih tinggi lagi. Penerapan implementasi SAKIP yang baik akan mengarahkan instansi pada pencapaian output dan outcome yang jelas. Dari situlah, nantinya penggunaan anggaran akan menjadi lebih efektif dan efisien”, tutur Luli dalam sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama, Aziz Noor selaku ketua tim evaluasi juga mengingatkan kepada seluruh pejabat terkait di Kanwil Kemenag Provinsi Riau bahwa apa yang direncanakan, dilaksanakan, dan dilaporkan oleh tiap Unit Kerja yang dievaluasi akan menjadi informasi penting dan dasar penilaian kinerja Kementerian Agama secara keseluruhan.

“Apapun nilai yang Saudara hasilkan dari seluruh aktivitas itu pada akhirnya akan menjadi nilai untuk Kementerian Agama. Dan keberhasilan manajemen pengorganisasian instansi yang saudara terapkan akan bisa dirasakan dampak positifnya oleh seluruh masyarakat di wilayah provinsi Kepulauan Riau. Syukur-syukur apabila Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Riau dapat menjadi pionir keterbukaan informasi public dan akuntabilitas kinerja intansi yang dapat dijadikan contoh oleh instansi yang lain”, imbuhnya.


Pada kegiatan tersebut, Kepala Bagian TU Kanwil kemenag provinsi Kepulauan Riau, Abu Sufyan juga turut hadir dalam kegiatan entry meeting tersebut. Beliau menerima kedatangan tim evaluasi dengan sangat terbuka dan sangat berharap tim evaluasi ini dapat memberikan banyak perbaikan dan pembelajaran bagi seluruh pegawai di Kanwil Kemenag Provinsi Riau. “Bahkan jika memang nantinya kami mendapatkan nilai paling pahit pun, kami dengan senang hati menerimanya. Karena ini adalah pertama kalinya ada tim evalusi implementasi SAKIP di Kanwi Kemenag Provinsi Kepulauan Riau dan ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi kami”, tambahnya.

Menurut Abu Sufyan, integrasi perencanaan, penganggaran, dan manajemen kinerja merupakan syarat perubahan pola pikir dan sistem yang mengarah kepada penghematan anggaran. (Panji-Itjen)

59

Berita Terkait