Selasa 07 Juli 2020

Berita

Hari Doa Sedunia, Pemerintah Gelar Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan

14-05-2020


* Hari Doa Sedunia, Pemerintah Gelar Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan

Tanjungpinang (Humas)-Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan pada Kamis, 14 Mei 2020 dimulai tepat pukul 09.30 WIB. Kegiatan yang digelar bertepatan dengan "Hari Doa Sedunia" ini rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin. 

"Kegiatan ini bertujuan untuk mendoakan Indonesia bebas dari Covid-19 sekaligus membangkitkan kepedulian dan rasa kemanusiaan bangsa dalam menghadapi paendemi global ini," ujar Kakanwil Kemenag Kepri Dr.Drs.H.Mukhlisuddin, SH,.MA, Kamis (14/05) di Tanjungpinang ketika mengikuti kegiatan tersebut dari kediamannya.

Kakanwil menyebutkan, ada enam tokoh agama yang akan memimpin Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan, yaitu Prof. Dr. KH M Quraish Shihab, MA; Pdt. Dr. Ronny Mandang, M.Th; Ignatius Kardinal Suharyo; Ida Pedanda Nabe Gede Bang Buruan Manuaba; Sri Panyavaro Mahatera; dan Xs. Budi S. Tanuwibowo. 

Kakanwil yang juga berharap kegiatan yang akan dilaksanakan secara virtual ini juga dapat diikuti oleh seluruh umat beragama di Indonesia, khususnya masyarakat provinsi Kepulauan Riau. 

"Untuk itu kegiatan disiarkan secara live oleh TVRI, RRI, maupun channel resmi sosial media Kementerian Agama mulai pukul 09.30 hingga 11.00 WIB," kata Kakanwil.  

Sementara itu Menteri Agama RI, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi mengatakan doa kebangsaan dan kemanusiaan merupakan ikhtiar langit setelah pemerintah bekerja keras untuk menyelesaikan pandemic Covid-19 melalui berbagai upaya medis dan ilmu pengetahuan.
Selama ini menurut Menag serangkaian upaya lahir seperti penanganan pada aspek kesehatan, sosial, ekonomi, dan keamanan telah ditempuh pemerintah untuk menghadapi Pandemik Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Serangkaian doa masing-masing umat beragama maupun secara nasional pun telah dipanjatkan. Namun Menag mengungkapkan upaya dan doa tidak boleh dikendurkan.

"Mari kita bersama mengetuk pintu langit untuk kemanusiaan, khususnya agar Tuhan berkenan mencabut ujian dan cobaan Tuhan yang bernama Covid-19," kata Menag.

Doa juga dimaksudkan untuk mengoreksi kekhilafan sebagai manusia dan masih banyak hal yang harus diperbaiki sesuai perintah Tuhan.
Kegiatan Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan ini juga dimeriahkan oleh Grup Band Radja.
 

78

Berita Terkait