Selasa 12 November 2019
Ats-tsulatsa 14 Rabiul Awal 1441

Berita

GM3 Toapaya Bahas Pergunakan Kesempatan sebelum Datang Kesempitan

19-10-2019


* GM3 Toapaya Bahas Pergunakan Kesempatan sebelum Datang Kesempitan

(Kemenag Bintan) – Kamis Petang (17/10/19) KUA Kecamatan Toapaya menggelar kegiatan Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji (GM3) yang ke 3 (tiga) kali dalam kurun waktu bulan Oktober ini. Kegiatan GM3 kali ini bertempat di Surau Almukminum Km. 32 Desa Toapaya. Hadir pada saat itu, Ketua FKPQ (Forum Komunikasi Pendidikan Quran) Toapaya dan Penyuluh Agama Islam (PAI) Toapaya.

Kegiatan GM3 dilakukan setelah shalat maghrib berjamaah, dengan dibuka oleh Kepala KUA Toapaya; H. Zainal Nahra, S.Ag, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin oleh Staf KUA Toapaya; Ahmadi Putera, S.Pd. setelah itu diisi dengan tausiyah yang diisi oleh PAI Non PNS Toapaya, Azhar. Dalam hal GM3, KUA Toapaya memang berperan aktif menggerakkan PAI untuk bergiliran menjadi pemberi tausiyah setiap minggunya.

Pada saat itu, Azhar mengangkat tema Pergunakan Kesempatan Sebelum Datangnya Kesempitan. Azhar mengutip Hadist Riwayat Hakim yaitu, gunakan 5 kesempatan sebelum datangnya 5 kesempitan. 5 kesempatan tersebut adalah masa hidup sebelum matimu, masa sehat sebelum sakitmu, masa luang sebelum sibukmu, masa muda sebelum tuamu, dan masa kaya sebelum miskinmu.

Azhar mengajak kepada hadirin jamaah GM3 untuk memanfaatkan sebaiknya masa hidup yang dianugerahkan Allah kepada manusia dengan melakukan ibadah dan amal sholeh. Ia mengatakan bahwa segala sesuatu di dunia ini jika dilakukan dengan niat kebaikan maka akan dinilai sebagai ibadah/amal sholeh, untuk itu ia mengingatkan agar jangan meremehkan hal-hal kecil yang dilakukan orang lain karena bisa jadi hal itu yang akan menyelamatkannya di akhirat nanti.

Azhar juga mengajak untuk menjaga kesehatan dan memanfaatkan waktu sehat dan kuat dengan sebaik-baiknya, jangan menunda pekerjaan ketika masih dalam keadaan sehat, karena ketika datang waktu sakit akan menghambat aktifitas ibadah maupun pekerjaan.
“Masa sehat berkaitan juga dengan masa luang, karena masa luang yang ada ketika kita dalam keadaan sehat adalah kesempatan emas untuk beribadah dan mencari nafkah. Karena waktu adalah uang dan waktu adalah pahala, karena setiap helaan nafas jika dilakukan sembari berzikir, berdoa, dan melakukan sesuatu dengan niat baik, maka sama dengan menabung pahala.” Ungkap Azhar.

“Begitu pula dengan masa muda, masa muda adalah masa yang prima. Dimana kondisi tubuh dan semangat masih menggelora. Tentunya di sisi Allah SWT terdapat perbedaan nilai ibadah yang dilakukan di usia muda dan di usia tua, namun semua timbangan pahala dan dosa manusia hanya Allah SWT semata yang tahu hingga kita bertemu di Yaumul Hisab nanti.” Tambahnya.

Azhar juga menyarankan agar masa muda jangan disia-siakan, ia mengajak untuk mencari ilmu, pengalaman, dan menebar kebaikan selagi masih muda agar bisa menikmati hasilnya di masa tua nanti. Selanjutnya yang terakhir adalah masa kaya, Azhar mengatakan bahwa jika diberi kesempatan berupa harta kekayaan oleh Allah maka pergunakanlah sebanyak-banyaknya untuk bersedekah, karena harta sejati yang akan dibawa ke akhirat adalah harta yang disedekahkan. Ia juga menekankan kepada hadirin untuk menghindari sifat pelit dan foya-foya, karena kedua hal tersebut akan membawa kemudharatan dalam hubungan hablumminannas dan kualitas kehidupan karena manajemen keuangan yang buruk.

“Dari ke 5 (lima) kesempatan tersebut yang dianugerahkan kepada manusia, apapun besar kecilnya nikmat tersebut, tetap iringilah dengan pujian syukur kepada Allah, karena sejatinya hidup ini adalah tentang bersabar dan bersyukur. Jikapun tidak mendapatkan ke 5 kesempatan itu secara lengkap, maka bersabarlah, karena pahala orang yang bersabar dan bersyukur juga tidaklah sama, Allah SWT Maha Tahu dan Maha Adil.” Tutupnya.
 

47

Berita Terkait