Minggu 28 Februari 2021

Berita

Family Gathering Keluarga Besar Kanwil Kemenag Kepri Pererat Persaudaraan

09-01-2021


* Family Gathering Keluarga Besar Kanwil Kemenag Kepri Pererat Persaudaraan

Bintan (Humas)-Keluarga besar Kanwil Kemenag Kepri menyelenggarakan kegiatan family gathering di Brezee Beach, Berakit Bintan, Sabtu, 9 Januari 2021. Kegiatan digelar dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Tahun 2021 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kegiatan family gathering tahun ini mengangkat thema "Indonesia Rukun" yang dihadiri oleh keluarga besar Kanwil Kemenag Kepri, Kemenag Tanjungpinang, Bintan, Batam, Karimun, Natuna dan Anambas. 

Berbagai kegiatan lomba telah sukses digelar dengan melibatkan seluruh keluarga besar Kemenag Kepulauan Riau termasuk STAIN SAR Kepri. 
Beberapa pertandingan olahraga  yang telah rampung digelar antara lain volley ball, takraw, domino, lomba kuliner dan termasuk bazaar murah dan senam bersama. Hanya menyisakan pertandingan catur yang masih menyisakan beberapa pertandingan. 

Sementara pada family gathering digelar kegiatan lomba menganyam ketupat dan menyanyikan lagu melayu. 

Dalam sambutannya Kepala Kemenag Bintan, H. Erman Zaruddin mengucapkan terima kasihnya karena telah memilih Bintan sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya Bintan banyak memiliki desinasi wisata yang menarik, salah satunya Brezee Beach Berakit. 

"Namun saya ingatkan untuk tidak mandi di pantai, karena ombak dalam beberapa hari ini cukup besar," kata Erman. 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau Dr. H. Mahbub Daryanto mengatakan semangat baru yang digelorakan Menteri Agama dalam mengelola Kementerian Agama termasuk dalam tata kelola teknologi informasi berbasis digital. 

Kakanwil mengingatkan sasaran kinerja yang tertuang dalam Renstra menjadi baseline dalam melaksanakan kinerja secara terukur. Dia meminta jajarannya menyusun roadmap transformasi digital berbasis teknologi informasi dalam menyajikan layanan kepada masyarakat. 

Ruang publik, menurut Kakanwil harus diisi oleh insan Kementerian Agama dengan konten agama dan keagamaan yang benar untuk masyarakat, misalnya digitalisasi promosi pemberdayaan zakat dan wakaf melalui berbagai saluran media sosial. 

Mengutip pendapat Menag, agama menjadi inspirasi dan solusi atas permasalahan umat. Melalui canal Youtube dan Instagram, menurutnya mampu memberikan penjelasan tentang konten-konten agama yang benar. 

"Jangan sampai ruang-ruang publik diisi dengan konten yang negatif yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Contohnya melalui media sosial kita bisa menjelaskan bahwa fatwa halal tetap menjadi kewenangan MUI. Kemenag secara administratif hanya mengeluarkan sertifikat setelah fatwa halal dikeluarkan oleh MUI. Jangan sampai ada kesalahpahaman di tengah masyarakat," ucap Kakanwil. 

Kakanwil lebih lanjut mengingatkan jajarannya untuk tetap menjaga kebersamaan dan persaudaraan, karena kita semua bersaudara, baik saudara seiman, saudara sebangsa dan saudara setanah air. Prestasi yang sudah diraih pada tahun ini, menurutnya harus ditingkatkan pada masa mendatang, terutama bagaimana mengubah paradigma dalam melayani masyarakat. 

"Kita bekerja sesuai dengan tugas pokok masing-masing. DWP sebagai pendamping suami bertugas mengingatkan suami jika suami melakukan kekeliruan. Kita harus pastikan masyarakat menerima manfaat yang besar dengan kehadiran Kementerian Agama," ujar Kakanwil. 

Terakhir, Kakanwil kembali menyinggung potensi umat Islam yang besar seperti zakat dan wakaf yang harus dikelola dengan baik. ASN Kemenag berkewajiban menjadi teladan bagi ASN instansi lain dalam mengoptimalkan potensi zakat dan wakaf. 

"Pantau terus kondisi umat beragama di seluruh Kepulauan Riau, karena ekspektasi masyarakat sangat besar terhadap kinerja Kementerian Agama," pungkasnya. 
 

69

Berita Terkait