Sabtu 20 Juli 2019
As-Sabt 17 Dzulka'dah 1440

Berita

Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH,.MA Meresmikan Desa Sadar Kerukunan Sebong Lagoi

19-11-2018


* Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH,.MA Meresmikan Desa Sadar Kerukunan Sebong Lagoi

Bintan (Inmas)-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH,.MA meresmikan Desa Sebong Lagoi, Bintan sebagai Desa Sadar Kerukunan Propinsi Kepulauan Riau Tahun 2018. Kegiatan peresmian dilakukan di Balai Desa Sebong Lagoi, Bintan, Senin (19/11). Hadir dalam peresmian tersebut antara lain Sekretaris Desa, Wiyono, Kasubbag Tata Usaha Kemenag Bintan H. Afrizal, Kasubbag Hukum dan KUB, Muhammad Siddiq, Kasubbag Informasi dan Humas, Syahbudi, sejumlah ASN Kementerian Agama dan perwakilan umat beragama Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha dan Konghucu.

Dalam laporannya Kasubbag Hukum dan KUB Kanwil Kemenag Kepri Muhammad Siddiq mengatakan Kepulauan Riau yang merupakan bagian dari Indonesia memiliki keanekaragaman baik budaya, suku, agama dan lain sebagainya. Semboyan Bhineka Tunggal Ika menurutnya menjadi tonggak dalam persatuan berbangsa dan bernegara sehingga kita tetap bersatu.

Di era teknologi semangat persatuan semakin menipis. “Di sosial media banyak muatan-muatan yang syarat dengan SARA dan ini bisa mengganggu kerukunan umat beragama khususnya di Kepri. Oleh karena itu kerjasama instansi pemerintah baik pemda maupun instansi pemerintah sangat dibutuhkan. Kemenag memiliki satu program Desa Sadar Kerukunan. Melalui program ini, kegiatan Kementerian Agama akan sampai ke desa-desa. Tujuannya semakin mempertebal rasa persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Muhammad Siddiq.

“Tahun 2018 dengan seizin Kakanwil Kemenag Kepri, kita membentuk desa sadar kerukunan di Desa Sebong Lagoi sebagai desa percontohan tentang kerukunan umat beragama. Insya Allah Kakanwil Kemenag Kepri akan mengundang Menteri Agama RI untuk meresmikan Program Desa Sadar Kerukunan yang ada di Kepulauan Riau,” kata Siddiq lagi.

“Ada tiga desa sebagai percontohan yang masing-masing terletak di Lingga, Karimun dan Bintan. Penunjukan desa sadar kerukunan tidak datang tiba-tiba tetapi telah melalui proses monitoring yang panjang. Pertimbangannya antara lain karena pada desa tersebut terdapat berbagai umat beragama dan memiliki berbagai rumah ibadah semua agama,” jelas Siddiq.

Dengan penunjukan Desa Sebong Lagoi sebagai Desa Sadar Kerukunan, Sekretaris Desa Sebong Lagoi, Wiyono mengaku sangat bersyukur dengan anugerah tersebut. Menurutnya warga desanya mampu mengemban amanah tersebut karena desa tersebut terbilang rukun dengan tingkat heterogenitas yang tinggi.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH,.MA dalam arahannya berharap warga Desa Sebong Lagoi tetap dapat menjaga harmonisasi kerukunan yang ada. Bahkan dia berharap warga mampu menjadi pioneer kerukunan pada wilayah yang lebih luas.

“Jangan sampai yang sudah terjadi Indonesia bagian timur beberapa tahun yag lalu terjadi di Kepri, karena itu harus dijaga dengan sekuat tenaga dengan tetap menjaga keberagaman,” ujar Kakanwil.

Desa Kerukunan menurutnya harus berkembang dinamis lebih jauh dari sekedar menjaga kerukunan tetapi mampu menyumbangkan kontribusi ekonomi bagi daerah. (hatiman)

93

Berita Terkait