Selasa 12 November 2019
Ats-tsulatsa 14 Rabiul Awal 1441

Berita

Dialog Kerukunan Antar Umat Beragama Dilingkungan Kantor Kemenag Kepulauan Anambas

07-11-2019


* Dialog Kerukunan Antar Umat Beragama Dilingkungan Kantor Kemenag Kepulauan Anambas

Tarempa (Inmas)-Kantor Kementerian Agama Kepulauan Anambas menggelar kegiatan Dialog Kerukunan Antar Umat Beragama Dilingkungan Kantor Kemenag Kepulauan Anambas, di Hotel Anambas Inn, Tarempa, Kamis (7/11/2019). 

Dalam laporannya, Ketua panitia pelaksana Suryadi,S.Pd.I, mengatakan tema kegiatan adalah mewujudkan Anambas yang damai, aman dan kondusif.

Suryadi mengatakan kemajemukan dan keanekaragaman agama dan paham keyakinan yang ada di negara kita pada hakekatnya merupakan aset yang sangat berharga bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Kurang maksimalnya umat beragama dalam menghargai kemajemukan atau perbedaan baik antar maupun intern umat beragama dan muncul sikap over dalam mendakwahkan paham dan ajarannya. 

"Akan tetapi pada dasarnya kita semua telah sepakat bahwa keharmonisan dalam komunikasi antar dan intern sesama penganut agama adalah merupakan tujuan utama dari kerukunan beragama dengan harapan dapat tercipta masyarakat yang bebas dari ancaman kekerasan dan konflik agama," kata Suryadi.

Menurut Suryadi, tujuan kegiatan, antara lain untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan tentang tugas dan fungsi tokoh umat beragama dan untuk mewujudkan umat beragama yang hidup toleransi. Peserta kegiatan berasal dari tokoh agama pemerintah daerah dan organisasi masyarakat berjumlah 35 orang.

Dalam sambutannya Kakankemenag Anambas Dr. H. Erizal Abdullah menyebutkan sebelumnya kegiatan ini sudah dilakukan di tingakat kecamatan hari ini kita lakukan lagi di tingkat kabupaten. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi diantara tokoh-tokoh agama se Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dia berharap dengan hadirnya tokoh-tokoh agama ini bisa meredam konflik yang akan terjadi antar umat beragama. Selanjutnya Erizal berharap output dari kegiatan ini bisa menciptakan sebuah desa kerukunan umat beragama di Kabupaten Kepulauan Anambas.

"Insyaallah Kabupaten Kepulauan Anambas akan kita jadikan sebagai pulau  percontohan kerukunan  umat beragama di Kabupaten Anambas yang rukun, aman, damai,  dan kondusif," sebut Erizal. 

Erizal mengatakan kerukunan menjadi hal yang harus kita jaga apabila umat rukun pemerintah dapat melaksanakan pembangunan dengan baik kerusuhan pun dapat dihindari.  

"Insyaallah besok kita akan menyambut kedatangan kepala Biro  Perencanaan Kemenag RI, H.Ali Rochmad. Beliau sengaja kita undang untuk peresmian pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) Kemenag Anambas. Ada 28 jenis pelayanan yang akan kita berikan  pada masyarakat. PTSP Kemenag Kabupaten Anambas bermottokan 'molek' yang artinya Mudah Optimal Loyalitas Efektif/ Efisien dan Komitmen," tambah Erizal. 

Masih menurut Erizal, pada 2020 Kemenag Kabupaten Anambas mendapat bantuan pembangunan gedung yang reprsentatif yaitu pembangunan gedung pelayanan haji umrah terpadu  (PLHUT) dari dana SBSN.

Dalam sambutan Kakanwil Kemenag Kemenag Kepri yang diwakili oleh Kabag TU H.Abu Sufyan,S.Ag.M.Pd menyampaikan salam pak Kakanwil Kemenag Kepri kepada para hadirin karena tak bisa hadir karena beliau ada kegaian di Jambi.

Abu Sufyan mengatakan proriatas pembagunan kerukunan umat beragama adalah untuk membangun keharmonisan yang baik antar umat beragama. "Saya yakin Kabupaten Kepulauan Aanambas dapat memberikan kontribusi yang terbaik baik nasional maupun internasional dalam menjaga kerukunan umat beragama. Mudah-mudahan kegiatan ini lancar dan dapat menghasilkan yang terbaik," sambung Abu Sufyan. 

Mewakili Bupati Anambas, Sekda Kabupaten Anambas Sahtiar,SH.MM membuka kegiatan dialog kerukunan antar umat beragama dilingkungan kantor Kemenag  Kepulauan Anambas. 
Sekdan berharap kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) tidak hanya mengkoordinir umat beragama saja melainkan dapat memberikan  masukan dan solusi kepada pemerintah daerah bagaimana mengantisipasi agar konflik yang dapat menggangu dan mengancam kerukunan umat beragama  bisa di tekan dan tidak membesar kemana-mana.

Sebagai ujung tombak dan paling dekat dengan umat FKUB lah yang lebih tahu kondisi umatnya jadi jangan segan-segan infokan ke kami untuk sama-sama kita mencari solusi dan menyelesikannya agar tidak cepat menjadi konflik antar umat beragama. Sehingga Anambas tetap selalu kondusif dan harmonis.

Bupati Anambas  tak bisa hadir karena sampai saat ini sedang mengikuti Diklat Lemhanas  lebih kurang 2 bulan. Namun beliau sangat  mendukung acara ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Lantamal, Polres, Ketua FKUB dari 6 agama, tomas, toga, Ketua MUI, Ketua LAM, camat se-kabupaten Anambas, Ketua Pengadilan Agama, organisasi pemuda, kades dan KUA se kabupaten Anambas.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi yang di awali oleh Kabag TU Kanwil Kemenag Kepri H. Abu Sufyan, S.Ag.M.Pd dengan materi Moderasi Beragama dan Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama, dilanjutkan dengan Ka.Kemenag Kabupaten Anambas Dr.H.Erizal,M.H dengan materi Upaya Kemenag dalam Mewujudkan Toleransi Antar Umat Beragama dan Plt.Kasubbag TU Kemenag Anambas H.Adam Nur,S.Ag tentang Kerukunan Antar Umat Beragama. Dan dilanjutkan dengan diskusi sampai sore nanti. 

20

Berita Terkait