Sabtu 19 Oktober 2019
As-Sabt 19 Syafar 1441

Berita

Biro Ortala Selenggarakan Pembinaan Keortalaan

07-08-2019


* Biro Ortala Selenggarakan Pembinaan Keortalaan

Senggarang (Inmas)— Biro Ortala Kemenag RI menyelenggarakan kegiatan pembinaan keortalaan di Hotel CK Tanjungpinang. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kabiro Ortala Afrizal Zein, Rabu (7/8/2019). Hadir dalam kesempatan tersebut Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Kepri H. Abu Sufyan, Kepala Kemenag Batam, Kabag Tata Usaha STAIN SAR Kepri, para Kasubbag TU Kemenag Bintan, Karimun, Lingga, para ASN Kemenag Tanjungpinang dan sejumlah kepala madrasah.

Afrizal Zein, dalam paparannya yang fokus pada progres reformasi birokrasi mengatakan Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) K/L mengalami penurunan, tetapi untungnya PMPRB Kemenag tetap mengalami kenaikan. “Kemenag pada posisi 74,02 dari target kita sebesar 82,89. Kemenag tetap mengalami kenaikan meskipun satker kita terbesar,” kata Afrizal Zein.

Afrizal Zein meminta jajarannya di daerah memperbaiki standar layanan yang setiap tahun harus naik. Tetapi sayangnya menurut Afrizal ¼ ASN Kemenag tidak paham dengan progress reformasi birokrasi Kemenag. “Banyak pemangku jabatan tidak paham dengan tugas dan fungsi yang diembannya. Tapi Biro Ortala sudah membina sedemikian rupa sampai ke daerah-daerah. Saya akui program RB memang belum merata. Masih ada sekitar 262 satuan kerja yang sama sekali belum bergerak hingga detik ini, dan ini kami pantau terus melalui aplikasi,” jelas Afrizal.

Kesulitan dalam melakukan RB kata Afrizal masih berkutat soal bagaimana mendokumentasikan setiap kegiatan yang mengarah pada RB. “Karena saya yakin semua kita sudah memiliki Anjab/ ABK, namun kadang kita tidak mendokumentasikannya dengan baik. Padahal Anjab/ ABK merupakan kunci pokok dalam melaksanakan pekerjaan,” ujarnya.

Afrizal mencontohkan bagaimana Polri termasuk yang berhasil dalam pelaksanaan RB sampai pada WBBM. Jika kendalanya anggaran, menurutnya yang harus dilakukan adalah sharing anggaran. “Sebenarnya bisa saja meskipun progress RB jadi tanggung jawab Tata Usaha gunakan anggaran bidang lain yang pentingnya goalnya RB. Karena kami melakukan itu. Tolonglah survey sampai ke KUA kecamatan, buat rencana kerja untuk menggerakkan RB. Sekali lagi saya katakana kita bergerak, tapi lambat sekali,” ucapnya.

Afrizal Zein kembali menyoroti hasil PMPRB dilingkungan Kanwil Kemenag Kepri yang masih belum merata. Tercatat PMPRB Kemenag Tanjungpinang 82, Karimun 84, Batam 50, Bintan 53, Anambas 40,  dan Kanwil 34.

“Intinya tolong lebih serius. Keortalaan memang pekerjaan yang sangat membosankan, namun sangat menentukan dalam keberhasilan reformasi birokrasi. Mau tidak mau harus kita laksanakan karena program RB sudah menjadi program nasional hingga tahun 2025. Tolong Kabag, dan Kasubbag evaluasi kembali dan sering bahas bagaimana pergerakan delapan area perubahan RB yang sudah sering saya sampaikan. Jika tidak serius, tukin jadi taruhannya,” imbuhnya.

Kegiatan pembinaan keortalaan dilaksanakan selama satu hari, 7 Agustus 2019 dengan peserta 50 orang. (hatiman)
 

63

Berita Terkait