Minggu 20 Juni 2021

Berita

Berikut Pesan Kakankemenag Bintan Pada Apel Pagi Di Hari Pertama Masuk Pasca Idulfitri 1442 H

17-05-2021


* Berikut Pesan Kakankemenag Bintan Pada Apel Pagi Di Hari Pertama Masuk Pasca Idulfitri 1442 H

(Kemenag Bintan) – Senin (17/5/2021), hari pertama masuk kerja setelah libur tanggal merah Idulfitri 1442 H, jajaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bintan melaksanakan Apel Pagi seperti biasa. Apel pagi yang bertepatan dengan tanggal 17 setiap bulannya, peserta Apel menggunakan seragam Korpri.

Tepat pukul 07:30 WIB, selaku Pembina Apel, Kepala Kantor Kemenag Bintan, H. Erman Zaruddin, pertama-tama mengucapkan selamat Idulfitri 1442 H dan memohon maaf lahir batin kepada jajarannya. Erman mengucapkan terima kasih kepada jajarannya yang telah berpartisipasi pada halal bihalal virtual Idulftri pada Hari Jumat, 2 Syawal 1442 H.

Erman mengingatkan kepada jajarannya untuk memperhatikan tugas masing-masing pasca lebaran. “Bagi yang sakit diberikan kesempatan untuk WFH (work from home). Bagi yang bekerja masuk kantor harap untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan. Tingkat kenaikan penularan Covid-19 di Kepri saat ini lumayan tinggi, daerah kita (red: Bintan) saat ini zona oranye,” tutur Erman.

Selanjutnya, sebagai gong amanat Apel, Erman berpesan kepada pengelola keuangan untuk mempercepat pencairan anggaran agar target realisasi anggaran di triwulan II ini dapat tercapai. “Target realisasi pada triwulan II ini adalah 40%, namun kita harus berupaya untuk mengejar dan melebihi target itu. Jika realisasi pada triwulan I didongkrak oleh pencairan anggaran untuk guru, coba diperhatikan pencairan apa yang dapat mendongkrak target realisasi di triwulan II ini. Tolong ini dipantau oleh Kasubbag TU,” pinta Erman.

Pada kesempatan itu, Erman juga meminta kepada Kasi (Kepala Seksi) Bimas Islam untuk mengawasi progres pembangunan gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Bintan Timur. “Tolong tanyakan kepada Kanwil kapan diadakan lelang fisik, karena sampai pertengahan bulan Mei ini belum ada kabar. Jika kita terlambat sebulan untuk lelang fisik sama saja kita terlambat satu bulan penyelesaiannya,” tegas Erman.

Terakhir, Erman mengajak Seksi Madrasah untuk sesekali memonitoring pengelolaan keuangan di MTsN dan MAN Bintan, kendati MAN di bawah tanggung jawab Kemenag Provinsi. “Jadi kita tidak hanya memantau proses pembelajarannya, tetapi juga keuangannya supaya dengan begini tanggung jawab di daerah juga selesai, karena di perjanjian kerja, walaupan MAN di bawah Kanwil tetapi Kemenag di daerah juga punya tanggung jawab,” tandasnya. (amilia)
 

77

Berita Terkait