Selasa 18 Juni 2019
Ats-tsulatsa 14 Syawal 1440

Berita

1.461 Santri Madrasah Diniyah Ikuti Ujian Akhir Bersama Nasional

07-05-2019


* 1.461 Santri Madrasah Diniyah Ikuti Ujian Akhir Bersama Nasional

Peserta Ujian Akhir Bersama Nasional (UABN) Tingkat Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) Se- Provinsi Kepulauan Riau Tahun Pelajaran 2018/2019 diikuti sebanyak 1.461 Santriwan/santriwati.

Pelaksanaan UABN MDTA yang dilaksanakan serentak merupakan gagasan DPP FKDT Pusat, Kementerian Agama bersama DPW. FKDT yang ada diwilayah masing-masing dengan tujuan untuk mengukur kualitas produk lulusan MDT dengan baik. Selain itu, UABN bertujuan menumbuhkan semangat dan kesadaran bersama antar santri Madrasah Diniyah Takmiliyah secara nasional.
Ada tujuh mata pelajaran yang diujikan, yakni Al-Quran, Hadis, Fiqh, Bahasa Arab, Aqidah, Akhlak dan Tarikh/SKI. Berikut data Santri MDTA. yang mengikuti UABN Se-Provinsi Kepri TP. 2018/2019

  1. Kabupaten Bintan berjumlah  202 Santri
  2. Kabupaten Karimun berjumlah 540 Santri
  3. Kabupaten Natuna berjumlah 173
  4. Kota Tanjungpinang berjumlah 36 Santri
  5. Kota Batam berjumlah 490 Santri, dan
  6. Kabupaten Lingga berjjumlah 20 Santri
Sehingga totalnya 1.461 Santri.
Pelaksanaan di Kab/Kota berlangsung lancar yang dimulai secara serentak dan sekala nasional pada tanggal 08 April 2019 hingga 03 Mei 2019, dikarekan jarak geografis kab/kota yang cukup jauh dan lebih lagi dalam pendistribusian soal-soal dan semoga mengahasilkan generasi yang berkualitas, ujar Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah Provinsi Kepri (DPW-FKDT) Amat Daim, M.Pd di MDTA Ismaliyah Kota Tanjungpinang, Jum`at (03/05).

Menurut Daim, keberadaan MDTA sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka. Masyarakat pun telah mengakui sebagai entitas lembaga pendidikan keagamaan Islam yang berkontribusi besar pada pembangunan bangsa.

Para Kepala MDTA dan seluruh Ustazd/dzah dan Pengelola Lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah  untuk senantiasa berkomitmen agar para santri cerdas memahami agamanya, terampil melaksanakan ibadah-ibadah praktis, peka nurani, dan mempunyai kepedulian sosial. (fm/dari berbagai sumber)
 

128

Berita Terkait