Kepri Juara 2 Keluarga Sukhinah Tingkat Nasional

Oleh admin    30-08-2016 02:17:49  

Batam (Humas)- Masyarakat Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam khususnya Umat Hindu patut berbangga dan merasa bahagia dengan keberhasilan yang di raih Drs. I Wayan Catra Yasa, MM dan Ni Made Artini, SST. Kenapa tidak, keluarga beliau telah berhasil mengharumkan nama Kepri dan Kota Batam di tingkat Nasional dalam lomba pemilihan keluarga sukhinah yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI di Hotel Best Western Kemayoran Jakarta yang berlangsung selama tiga hari mulai 24 s/d 26 Agustus 2016 kemaren.

Wayan berhasil meraih peringkat 2 nasional mengungguli pesaing beratnya dari Provinsi DKI Jakarta, Bali, D.I Yogyakarta, dan Jawa Barat. Hal ini dibenarkan Penyelenggara Hindu Kemenag Kota Batam Eko Prasetyo. “Ya, I Wayan dan Ni Made Artini mendapat juara 2 nasional dalam ajang pemilihan keluarga sukhinah yang di gelar Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI beberapa hari yang lalu di Jakarta,” kata Eko Prasetyo melalui sambungan telpon, Selasa (30/8).

Dikatakanya, ini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa, mengingat lawan-lawannya merupakan pesaing yang tangguh. Kedepan akan menjadi role model, figure serta teladan sekaligus menginspirasi keluarga yang lain khusus generasi muda Hindu. Eko Prasetyo menjelaskan, bahwa I Wayan dalam pertemuan di Pasraman Jnana Sila Bhakti, Pura Agung Amertha Bhuana Kota Batam yang di dampingi istrinya, Minggu (28/8) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Umat Hindu Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam atas doa dan dukungan morilnya.

"Ini merupakan fondasi bagus dan awal kebangkitan umat Hindu di Kepulauan Riau, sehingga Provinsi Kepulauan Riau akan diperhitungkan di kancah nasional", ucap Wayan kala itu. Lanjutnya, Umat Hindu di Kepulauan Riau memerlukan figur dan teladan dalam hal pembinaan keluarga sukhinah. Wayan Catra Yasa juga mengungkapkan kunci dan rahasia menjadi sang juara. Tidak lain dan tidak bukan adalah kerja keras dalam menghadapi persoalan dan permasalahan hidup ini. Hal lainnya adalah keteladanan, pendidikan anak dan peran kita di masyarakat dalam membina umat Hindu khususnya pendidikan keluarga sukhinah.

“Kemenangan ini adalah milik kita bersama, umat Hindu se Kepulauan Riau,” kata Wayan.

Ke depan kita harus meningkatkan prestasi ini minimal mempertahankannya. I wayan Catra berpesan kepada keluarga Hindu yang lain dan terutama kepada remaja Hindu yang akan melangkah ke jenjang Grhasta Asrama agar mengetahui bagaimana kiat-kiat membina keluarga sukhinah dan membina putra yang suputra. Keluarga Hindu harus memperhatikan pemberdayaan ekonomi umat. Ekonomi adalah fondasi penting dalam membina keluarga yang sukhinah.

Wayan Catra juga menaruh harapan kepada Pembimas Hindu dan Parisada Prov. Kepulauan Riau untuk membuat pola pembinaan keluarga sukhinah yang terpadu dengan melibatkan semua unsur terkait seperti Pasraman, WHDI, Serathi banten, Pinandita (rohaniawan) dan PERADAH serta unsur Kesehatan. Pasraman kata Wayan menjadi awal mula pembentukan putra yang suputra, karena di sini terjadi proses pembentukan karakter siswa. Orang tua harus mendukung kegiatan pasraman dengan cara sederhana saja seperti mengantar anak ke pasraman, mengarahkan putra-putrinya.

WHDI dan Serathi banten berperan dalam pembinaan upacara keagamaan di samping juga pemberdayaan ekonomi umat melalui program koperasi dan pelatihan kewirausahaan yang lainnya. PERADAH (Perhimpunan Pemuda Hindu) berperan dalam optimalisasi peran pemuda Hindu di Kepulauan Riau dalam pembinaan remaja pra nikah. Sedangkan dari unsur Dinas Kesehatan (dokter) berperan dalam sosialisasi kesehatan reproduksi pranikah bagi remaja Hindu yang akan menikah. “Semuanya harus bersinergi dalam pembinaan keluarga sukhinah di Kepuluan Riau,” terang Wayan. (bad70/Eko Prasetyo)

Berita Terbaru

17-10-2017 03:56:25

Madrasah Batam Siap Laksanakan UNBK

17-10-2017 03:33:47

Dalam Sehari, Kakankemenag Batam Selesaikan Tujuh Agenda Kerja

17-10-2017 02:57:17

H. Imam Subekti : Jaga Nama Baik Institusi

17-10-2017 11:30:57

Abu Sufyan: Penyaluran PIP Di Kepri Sudah 60 %

17-10-2017 11:29:48

Kakanwil Kemenag Kepri Serahkan Bantuan Insentif Guru TPQ Dan MDT

17-10-2017 11:21:35

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bintan melaksanakan Apel bersama

16-10-2017 03:39:36

Jadi Pewicara di RBTM, Khaidir Sampaikan Kinerja BAZNAS Kabupaten Lingga

16-10-2017 02:24:58

Lakukan Pendataan, Kara Bimas Budha Kemenag Lingga Menyambangi Instansi, Sekolah dan Rumah Ibadah

16-10-2017 02:18:14

Pujawali Pura Satya Dharma Kota Batam

16-10-2017 01:55:23

Ini Kesan Petugas Kloter Endang Sry Wahyu Selama Membimbing Jamaah Haji