Kepri Utus 6 Peserta Mengikuti Workshop Jurnalistik Regional Sumatera Tingkat Nasional

Oleh admin    13-09-2017 12:16:10  

Pekanbaru, Humas Kemenag Kepri. Kementerian Agama Republik Indonesia melaksanakan Workshop Peningkatan Peran Jurnalis Dalam Penanganan Isu Kerukunan Umat Beragama Tingkat Nasional di Provinsi Riau, Senin (11/09/2017) di Hotel Pangeran Kota Pekanbaru.

Acara yang dilaksanakan 3 hari dari tanggal 11 s.d 13 September 2017 tersebut resmi ditutup hari ini oleh Kepala Bidang Kerjasama Lembaga Agama dan Lembaga Keagamaan Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama Republik Indonesia, Alief Forsa Nur, Rabu 13 September 2017.

Kepulauan Riau mengutus 6 Peserta untuk mengikuti Workshop tersebut. Perwakilan tersebut terdiri dari 3 dari Kanwil Kemenag Kepri, 1 orang dari Batam Pos, 1 orang TV Kepri, 1 orang dari Haluan Kepri. Acara yang berlangsung 3 hari ini awalnya di buka langsung oleh Ka. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, H. Ahmad Supardi. Pada saat membuka acara dua hari yang lalu beliau berpesan “ Kalau Ingin mengetahui dunia banyaklah membaca, Kalau ingin diketahui dunia banyaklah menulis”.

Keesokan harinya tepatnya selasa (12/09/2017) seluruh peserta bergerak menuju Kabupaten Siak dengan jarak tempuh kurang lebih 2 jam setengah. Tiba di Siak seluruh peserta yang berjumlah 100 orang lansung mengunjungi Istana Siak, kurang lebih satu jam setengah para jurnalis asyik berkeliling dan mendokumentasikan ruang demi ruang untuk berita liputan di masing-masing daerah. Setelah ke Istana Siak seluruh peserta di Jamu makan siang di Kantor Bupati Kabupaten Siak, dilanjutkan dengan ramah tamah dengan Perwakilan Pemda Siak dan Tokoh Agama Siak.

Hal yang positif terkait kerukunaan diutarakan oleh salah satu Tokoh Agama Siak bahwa dari Zaman Kerajaan Siak, Sultan tidak pernah melarang penyebaran Agama lain selain Agama Islam, bahkan Sultan memberikan izin untuk pembangunan Gereja dan Klenteng di Siak pada masa lalu, inilah makna kerukunan sesungguhnya bahwa kita harus saling menghargai dan menghormati agama dan kepercayaan orang lain. Mayoritas tidak harus mengkucilkan minoritas di suatu tempat atau daerah tertentu. Setelah pertemuan tersebut seluruh peserta beserta panita kembali ke Kota Pekanbaru.

Sebelum ditutup peserta perwakilan regional se Sumatera memberikan saran secara lisan dan tulisan kepada panitai agar kegiatan ini ke depan menjadi lebih baik. (humas-usm)

 

 

Berita Terbaru

26-09-2017 02:35:16

Hari Ini Kloter 19 BTH Kembali Ke Tanah Air

26-09-2017 02:34:08

Gubernur Kepri Serahkan Penghargaan KUA Teladan II Nasional Tahun 2017

26-09-2017 02:32:06

Sambut Muharam, Walikota Tanjungpinang Wisuda Santri TPA/TPQ

26-09-2017 02:10:26

Genap 50 Jamaah Haji Debarkasi Batam Yang Telah Wafat di Arab Saudi

26-09-2017 11:24:53

Pemkab Kampar Berkomitmen Tingkatkan Layanan Jamaah Haji

26-09-2017 09:51:17

MAN Karimun Meriahkan Tahun Baru Islam dengan Pawai Muharram

26-09-2017 09:50:00

M. Rinaldo Dwi Putro Terpilih Sebagai Ketua Osis MAN Karimun

26-09-2017 09:48:22

Sambut Tahun  Baru 1439 H, Kasi Pakis Beri Motivasi Di MAN IC Batam

26-09-2017 09:47:03

Dirham : Ajarkan Nilai-Nilai kepemimpinan

25-09-2017 03:56:18

PEMBINAAN GURU BUDDHA PADA KEMENAG KOTA TANJUNGPINANG