Senin, 13 Maret 2017, 17:43

P2TP2A Kabupaten Lingga Sudah Meluncurkan Program Pesantren Petir

Saat Penyerahan Siswa SMU Negeri 1 Singkep kepada Pendamping Kegiatan Pesantren Petir.

Daik(Siaran Pemberitaan)-- Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) bekerjasama dengan MUI dan aktivis dakwah Kabupaten Lingga sudah meluncurkan program Pesantren Petir. Sesuai dengan namanya, kalau Pesantren Kilat untuk sudah tidak asing lagi. Kilat itu hanya lintasan cahaya dan sangat cepat. Tapi kalau petir, selain ada lintasan cahaya juga ada dentuman dan getaran yang khas. Program yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Lingga bersama para aktivis dakwah dan MUI ini merupakan salah satu upayadalam rangka pembinaan mental dan akhlak generasi muda.

Hasil dari pertemuan Wabup Lingga bersama MUI dan aktivis dakwah beberapa waktu lalu, tercetus ide untuk melaksanakan kegiatan pembinaan selama 1 (satu) hari kepada siswa yang diberi nama "Pesantren Petir".

Format kegiatannya yaitu beriktikaf selama 1 (satu) malam di Masjid yang sudah ditentukan oleh penanggung kegiatan. Materinya taklim wa taklum, tahsin al Quran, tausyiah, silaturahim, muzakarah adab keseharian serta memberikan motivasi dalam usaha perbaikan diri untuk masa yang akan datang.

Untuk perdana, Pesantren Petir diikuti oleh 13 (tiga belas) orang siswa SMU Negeri 1 Singkep. Menurut Ruslan, sang pendamping kegiatan, momen yang paling istimewa adalah Kepala SMU 1 Singkep, Hazirun langsung mengantarkan siswanya ke Masjid Baitul Muttaqien Air Salak.

"Sungguh luar biasa dan kami tidak menyangka mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. Semangat ini perlu ditiru oleh sekolah lain yang ada di Kabupaten Lingga. Siswa tidak hanya dibina untuk memiliki kecerdasan intelektual, tapi harus juga diimbangi dengan kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional,"kata Ruslan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama Pemkab Lingga melalui P2TP2A sebagai inisiator sekaligus fasilitator pada program Pesantren Petir ini. Harapan kedepan, program ini terus mendapat dukungan dari semua pihak demi terwujudnya generasi muda Kabupaten Lingga yang taat beragama dan berakhlak mulia,"ucap Ruslan, Senin(13/3) melalui saluran ponselnya.

Hasil yang diharapkan adalah menyadarkan generasi muda akan tanggungjawabnya sebagai hamba yang bertugas kepada Allah SWT. Sebagai anak yang berbakti kepada kedua orang tua. Sebagai siswa yang berprestasi dan menghormati para guru. Sebagai anggota masyarakat yang mampu menebarkan kecintaan dan kasih sayang terhadap sesama.(zaid)

Berita Lainnya
Rabu, 19 April 2017, 10:47

Wakili Indonesia di MTQ Internasional, Andika Pangestu Optimis

Selasa, 18 April 2017, 09:10

Tim Futsal MA Al Barakah Singkep Pesta Gol

Selasa, 18 April 2017, 09:07

MTs Negeri Lingga Gelar UAMBN, USBN dan US

Senin, 17 April 2017, 09:03

MA Al Barakah Singkep Gelar Perpisahan Kelas 12

Rabu, 12 April 2017, 07:41

Tiga Duta MTs Negeri Lingga di MAN IC