Selasa, 5 Juni 2012, 16:08 –
Tes Uji Kompetensi Awal Guru-guru Kemenag

TANJUNGPINANG_HUMAS—-Sebanyak 74 guru Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) mengikuti tes DMS (Dual Mode System) dan 32 Guru calon sertifikasi mengikuti uji kompetensi awal (UKA). Setelah sukses pelaksanaan UKA tahap pertama pada tanggal 28 April 2012, saat ini pada tanggal 2 Juni 2012 Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepri bekerjasama dengan LPTK UIN Susqa Pekanbaru melaksanakan Uji Kompetensi Awal bagi guru RA/Madrasah dan guru PAIS yang dipusatkan di batam, Karimun, dan Tanjungpinang. 32 Orang Guru yang mengikuti UKA dimaksud dengan rincian Batam 12 Orang, Karimun 6 Orang, Tanjungpinang 13 Orang, Bintan 4 Orang, dan Lingga 1 Orang.

Uji Kompetensi Awal merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh seorang guru agar bisa mengikuti PLPG. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepri melalui Kabid Pendidikan Islam Drs. H. Erman Zaruddin, M.MPd mengungkapkan bahwa saat ini untuk sertifikasi guru tidak lagi dilakukan melalui Portofolio.

“Semua yang akan disertifikasi harus melalui UKA dan mengikuti PLPG. Saat ini guru PAIS yang telah di sertifikasi baru berjumlah 437 Orang dan yang belum disertifikasi berjumlah 1109 Orang. Sementara guru RA/madrasah yang telah disertifikasi sebanyak 415 Orang dan yang belum disertifikasi 1824 Orang,” katanya

Menurut Erman masih banyak yang harus dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas guru di Provinsi Kepulauan Riau. Setiap guru diharapkan untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pemenuhan standar yang telah ditetapkan oleh BSNP, baik itu kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi profesional dan kompetensi sosial untuk itu guru atau tenaga pendidik harus terus kreatif, responsif, dan aktif dalam mengembangkan karir sebagai tenaga pendidik.

Disamping UKA, Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau telah melakukan test bagi guru madrasah Ibtidaiyah dan Guru Agama Islam pada Sekolah Dasar untuk mengikuti program DMS yang merupakan bukti wujud kepedulian Kementerian Agama dalam peningkatan mutu tenaga pendidikan di tingkat dasar. Melalui program tersebut sebanyak 74 peserta telah mengikuti test. Test ini diperuntukkan bagi guru SD dan guru MI yang belum S-1. Program ini merupakan upaya untuk memenuhi standar tenaga pendidik dimana didalam UU No.15 tentang Guru dan Dosen, guru minimal harus S-1. Bagi yang lulus test biaya perkuliahan dibantu oleh Kementerian Agama.

“ Mudah-mudahan mutu pendidikan di Madrasah dan guru PAI di Sekolah akan semakin meningkat. Saat ini di Kepri masih ada guru agama SD sejumlah 591 Orang masih belum sarjana, begitu juga di Madrasah Ibtidaiyah masih ada 313 orang guru yang belum sarjana, “ harapnya. (humas)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.035254 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 506269
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.