Rabu, 12 September 2012, 22:39 –
Tidak Menumpukkan Pekerjaan di Akhir Tahun

BINTAN_HUMAS——Semua kementerian dan lembaga memiliki permasalahan yang sama terkait dengan percepatan penyerapan anggaran yang selalu menumpuk diakhir tahun. Demikian dikatakan oleh Kabag Perencanaan dan Anggaran Wilayah III Biro Perencanaan Setjen Kemenag RI Bambang Prihandoyo ketika memaparkan materi penyusunan rencana kerja dan anggaran Kementerian Agama RI pada kegiatan Penyusunan RKA-KL Pagu Anggaran 2013, Rabu (12/9) di Hotel Agro Beach Resort.

Bambang Prihandoyo mengatakan terdapat kecenderungan kegiatan dilaksanakan pada akhir tahun. Padahal hal ini dapat menyebabkan kualitas pekerjaan yang dilaksanakan kurang baik karena dikerjakan dengan tergesa-gesa. “Kita punya kebiasaan sering menunda pekerjaan padahal setiap pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai dengan jadwal waktu jika kita telah membuat suatu perencanaan pelaksanaan pekerjaan asalkan jadwal yang sudah kita buat kita taati bersama”, kata Bambang Prihandoyo.

Dia juga mengatakan akibat lain yang dihadapi jika suatu pekerjaan ditunda hingga akhir tahun yakni pelayanan yang dilakukan di KPPN. Di akhir tahun, KPPN akan membatasi SPM yang masuk. Untuk itu pihaknya berharap agar setiap satuan kerja yang jumlahnya sangat banyak di Kementerian Agama harus mampu mentaati jadwal pekerjaan yang telah dibuat.

Sementara itu menyinggung pemblokiran anggaran yang terjadi di tahun 2012 ini, Bambang menjelaskan banyak penyebab terjadinya pemblokiran yang terjadi di tahun ini. Secara umum pemblokiran menurutnya terjadi antara lain disebabkan oleh kegiatan dinilai belum efektif, kegiatan-kegiatan yang dibatasi, program dan kegiatan yang masih membutuhkan pembahasan, kegiatan-kegiatan yang dilarang dan kegiatan-kegiatan yang tidak lengkap TOR dan RAB-nya.

Dalam mengatasi persoalan tersebut Bambang menyarankan agar dilakukan langkah-langkah antara lain perlunya dilakukan supervisi yang lebih fokus dan mendalam dan perlu kajian lebih lanjut terhadap pengalokasian anggaran. Kajian dilakukan untuk menentukan jika anggaran dapat dimasukkan dalam DIPA satuan kerja di daerah maka tidak perlu dianggarkan di Kemenag pusat. Menurut catatannya anggaran Kemenag RI masih diblokir sebesar 1,7 triliun hingga 31 Agustus 2012 sehingga menempatkan Kemenag RI berada diposisi keempat diantara 10 kementerian/lembaga dengan nilai blokir terbesar.

Terkait dengan pagu anggaran Kemenag pada tahun mendatang, Bambang menyebutkan pagu anggaran Kemenag 41,7 triliun. Beliau berharap dengan anggaran yang besar tersebut kita mampu menjawab tantangan untuk mewujudkan status WTP.

WTP bukan berarti zero error. Karena anggaran kita besar maka juga mengundang resiko yang besar pula karena kecenderungan kita tidak dapat melaksanakan pekerjaan dengan administrasi yang baik. (hatiman)

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.012554 detik
Diakses dari alamat : 103.7.12.72
Jumlah pengunjung: 506090
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.